Luangkan Waktu Untuk Hal Yang Bermanfaat


Bismillahirrahmanirrahim
 
Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta'alla. Dzat yang telah memberikan kita nikmat iman, nikmat Islam, nikmat sehat, dan nikmat waktu luang. 

Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, keluarga, sahabat, dan orang-orang yang istiqamah mengikuti sunnahnya hingga akhir zaman.
Tautan Penting
→ Empat Jalur Penulis Silsilah Keluarga Cikadu Lumbir: cek di sini. 
→ Kumpulan Tulisan Admin Lumbir Mengaji: buka di sini. 

Waktu adalah nikmat yang paling sering kita lalaikan. Padahal di dalam waktu itulah amal kita ditimbang. Di dalam waktu itulah pahala atau dosa kita bertambah. 

Sebagai seorang muslim, setiap detik yang kita jalani seharusnya menjadi ladang untuk mendekatkan diri kepada Allah. Bukan untuk bermaksiat, bukan untuk hal yang sia-sia.

Blog sederhana ini, Lumbir Mengaji, adalah salah satu bentuk ikhtiar kami untuk mengisi waktu dengan sesuatu yang mudah-mudahan diridhai Allah.

Tak terasa, kami menulis di blog ini sudah cukup banyak. Hari-hari terus berjalan.

Sebagai insan yang beriman, tidak bermaksiat kepada Allah Subhanahu wa Ta'alla saja itu sudah merupakan nikmat yang besar. Apalagi jika hari-hari kita isi dengan hal-hal yang bermanfaat. 

Misalnya: membaca, mendengarkan ceramah, atau yang lebih utama lagi yaitu menghadiri majelis ilmu/pengajian.

Terkadang kami berpikir, untuk melangkah ke depan terasa berat. 
Membuat blog seperti ini dengan niat _Lumbir Mengaji: Memotivasi, Mengingat negeri yang abadi, Memberi semangat, dan Mengajak masyarakat_... bagi kami itu bukan perkara mudah.

Karena kami sadar, setiap tulisan yang kami sebarkan akan dimintai pertanggungjawaban.

Jika kita mengajak dan memberi semangat kepada hal-hal yang diridhai Allah Subhanahu wa Ta'alla, maka itu adalah nilai pahala. Pahala yang terus mengalir selama ada orang yang mengambil manfaat darinya.

Akan tetapi sebaliknya, jika kita memotivasi kepada hal-hal yang dimurkai Allah Subhanahu wa Ta'alla, dan itu diamalkan oleh banyak orang, maka kita juga akan mendapatkan dosanya. Dan kelak di akhirat kita akan mempertanggungjawabkan apa saja yang telah kita lakukan selama hidup di dunia.

Karena itu kami berhati-hati.

Kami yang menulis di sini adalah manusia biasa. Apabila dalam membuat gambar, judul, isi, dan lainnya ada yang baik, silakan ambil faedahnya. 
Dan apabila ada yang buruk, maka tinggalkan dan buanglah sejauh-jauhnya. Kami tidak mengklaim diri sebagai orang yang paling benar. Kami hanya sedang sama-sama belajar.

Demikian sedikit renungan dari kami.

Semoga Allah menerima setiap huruf yang kami tulis sebagai amal jariyah. Semoga menjadi pengingat untuk penulisnya terlebih dahulu, sebelum untuk orang lain.

Kami hanyalah insan yang ingin berbagi. Jika ada manfaatnya, itu adalah kebahagiaan terbesar di hati ini. Karena sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.

Jika ada kekurangan, itu murni dari kelemahan dan kelalaian kami. Jika ada kebenaran, itu semua datangnya dari Allah Subhanahu wa Ta'alla.

Mari kita sama-sama saling mengingatkan dalam kebenaran dan kesabaran. Mari kita isi sisa umur kita dengan ketaatan, dengan ilmu, dan dengan dakwah. Karena negeri yang abadi bukan di dunia, tapi di akhirat.

Semoga Allah menjaga kita semua, mengampuni dosa-dosa kita, dan mengumpulkan kita di surga-Nya nanti. Aamiin Ya Rabbal 'Alamin.

Wallahu waliyyut taufiq

Jakarta, 10 Oktober 2016  
Penulis: Suyitno

Komentar