Silsilah Keluarga Keturunan Eyang Madiksan Istri Pertama Cikadu Lumbir
Catatan silsilah keluarga Eyang Madiksan + Eyang Sawen Cikadu Lumbir, istri pertama dikaruniai 3 orang anak, disusun sebagai ikhtiar merawat nasab dan menjaga silaturahmi keluarga.
DAFTAR ISI - Klik untuk buka

Mukadimah: Merawat Nasab Keluarga Eyang Madiksan
Bismillahirrahmanirrahim
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang menanamkan rasa cinta dalam keluarga dan mengikat hati dengan nasab.
Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, suri teladan dalam menjaga kekerabatan dan memuliakan leluhur.
Catatan ini kami susun sebagai ikhtiar kecil untuk merawat sejarah keluarga Eyang Madiksan dari Cikadu, Lumbir.
Mengenal silsilah bukan sekadar tahu nama. Ia adalah cara kita menghormati yang terdahulu, menyambung doa untuk yang telah pergi, dan menjaga amanah untuk anak cucu yang akan datang.
Dengan menuliskan jejak ini, semoga tali persaudaraan tidak lapuk oleh waktu dan jarak.
Baca Juga: Penulis Silsilah Cikadu Lumbir
Dengan takdir Allah Ta’ala, Eyang Madiksan menikah dua kali. Dari pernikahan bersama istri pertama Eyang Sawen dikaruniai 3 orang anak.
Data Silsilah Keluarga Keturunan Eyang Madiksan
Data Silsilah Keluarga Keturunan Eyang Madiksan + Eyang Sawen - 3 anak:
A. Nasiyah/Patak - 9 anak
Baca: Silsilah Keluarga Eyang Nasiyah / Patak
B. Ruminah - 2 anak
Dari suami pertama
1. Riswan - 6 anak
a. Tarjo - 3 anak
1. Wiki Winari - 1 anak
a. Wais
2. Yana
3. Nanda
b. Rusiti - 2 anak
1. Imam Rutomo Faikha Rahma
2. Idan Rokhanah Nafisa
c. Sukesi - 2 anak
1. Arif Kurniawan - 2 anak
a. Zulfa
b. Amar
2. Wahyu Urip Dwi Yuliantoro
d. Sutoyo - 1 anak
1. Mitta
e. Masrul - 2 anak
1. Ali Kamar Ramdani
2. Alifah Naura Bilkis
f. Pilianto - 2 anak
1. Sefita Laela Nur Izza
2. Rizza Fahlul Raif
Dari suami kedua
2. Watini - 2 anak
a. Yono
b. Anah
C. Rukiyah - tidak punya anak
Baca Juga: Referensi Silsilah Keluarga
Catatan Penutup dan Harapan
Demikian catatan singkat tentang silsilah keluarga Eyang Madiksan istri pertama ini kami susun. Kami menyadari bahwa dalam penulisan ini pasti masih banyak kekurangan, baik dari segi data, nama, maupun urutan.
Oleh karena itu, kami sangat membuka pintu untuk koreksi, masukan, dan tambahan informasi dari keluarga Cikadu Lumbir. Mari kita saling melengkapi agar catatan ini bisa menjadi warisan yang benar dan bermanfaat untuk anak cucu kita kelak.
Referensi:
1. Bapak Mukhdori
2. Bapak Pilianto
Lumbir, 8 November 2016
Penulis: Suyitno
Komentar
Posting Komentar