Silsilah Keluarga Keturunan Eyang Mustareja
Bismillahirahmairrahim
Alhamdulillah ,Dengan taufik dan pertolongan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, kami dapat menghimpun sebagian data silsilah keluarga di Cikadu Lumbir.
Silsilah keluarga bukanlah sekadar catatan nama dan garis keturunan. Ia adalah jembatan yang menghubungkan masa lalu dengan masa kini, pengikat hati antar saudara, dan pengingat bahwa kita semua berasal dari akar yang sama.
Dengan mengenal leluhur, semoga tumbuh rasa syukur, cinta, dan tanggung jawab untuk meneruskan kebaikan yang telah mereka wariskan.
Semoga catatan kecil ini menjadi penghubung silaturahmi, pengingat asal-usul, dan wasilah kebaikan bagi anak cucu kita kelak.
Tautan Penting
→ Empat Jalur Penulis Silsilah Keluarga Cikadu Lumbir: cek di sini.
→ Kumpulan Tulisan Admin Lumbir Mengaji: buka di sini.
Eyang Mustareja adalah putra ke-8 dari keturunan Eyang Jayadirana / Eyang Lebe.
Nama kecil beliau adalah Khanda.
Saudara Kandung Eyang Mustareja
Untuk mengetahui siapa saja saudara beliau, baik kakak maupun adik, silakan buka di tautan di sini.
Eyang Mustareja memiliki 8 orang anak.
Berikut Ini Data Silsilah Keluarga Keturunan Eyang Mustareja.
A. Kiswan - 2 Anak
1. Heri Prianto
2. Heti Handayani
B. Saini - 4 Anak
1. Siti Khomsiatun - 2 Anak
a. Pipit Setianingsih
b. Refika Bela Pertiwi
2. Harianto - 2 Anak
a. Diana Aerofista
b. Dwi Putri Kinasih
3. Ifri Harianti - 2 Anak
a. Fauziah Amalia Defi
b. Annas Al-Ma’ruf
4. Juni Bandrianto - 2 Anak
a. Yasifa Laila Alnida
b. Azka Afranda Ana Afi
C. Sujadi
D. Akhman - 2 Anak
1. Imam Rutomo Faikha Rahma
2. Idan Rokhanah Nafisa
E. Rusmini - 3 Anak
1. Tiftiani
2. Widawati
3. Kuat Septo Adi
F. Sumiroh - 2 Anak
1. Suci Setiowati
2. Rinda Purwasih
G. Rundiyati - 2 Anak
1. Ari Prasetyo
2. Titi Munfatiah
H. Rokhmat - 2 Anak
1. Aldi
2. Zildan
Demikian data silsilah yang dapat kami himpun. Jika ada kekeliruan, kekurangan, atau informasi tambahan dari keluarga, kami sangat terbuka untuk dikoreksi dan dilengkapi.
Mari kita jaga silaturahmi, saling mendoakan, dan meneruskan kebaikan para pendahulu kita.
Referensi : Ibu Saini.
Jakarta,23 April 2018
Penulis: Suyitno
