KEUTAMAAN IBADAH SUNNAH

(01). Melengkapi / Menyempurnakan Kekurangan Pada Amalan Yang Wajib


"Sesungguhnya perkara yang pertama kali dihisab pada hari kiamat dari amal manusia adalah shalat". Rasulullah ﷺ bersabda : "ALLAH 'Azza wa Jalla telah berfirman kepada Malaikat, dan ALLAH lebih mengetahui:"PERIKSALAH shalat hamba-Ku, apakah sempurna atau ada kekurangan?"Jika shalatnya sempurna, maka dicatat sempurna untuknya, dan jika terdapat suatu kekurangan, ALLAH Ta’ala berfirman:"PERIKSALAH, apakah hamba-Ku memiliki ibadah SUNNAH ?" Apabila seorang hamba memiliki amal ibadah sunnah, Allah Ta’ala berfirman : "Sempurnakanlah ibadah "wajibnya" itu dengan ibadah sunnahnya". Lalu setiap amal akan diperlakukan "sama" seperti itu" (HR.Abu Dawud no.864, an-Nasaa-i I/232-233, at-Tirmidzi no. 413 dan Ibnu Maajah no. 1425 & no. 1426, Shahiihul Jaami’ 2020, hadits dari Abu Hurairah)

(02). Mendapatkan Cinta Allah Ta'ala

(03). Allah Akan Memberi Petunjuk Pada Pendengaran, Penglihatan, Kaki, & Juga Tangan Seorang Hamba Yg Dicintai-Nya

DAMPAK BURUK MAKSIAT, PELAJARAN DARI IBNUL QAYYIM

Dosa dan maksiat bukan hanya menodai hati, tetapi juga memengaruhi rezeki, ilmu, dan hubungan antarmanusia. Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan dengan mendalam bagaimana dampak buruk maksiat yang menjadi racun sehingga merusak kehidupan dunia dan akhirat.

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,

Termasuk perkara yang seharusnya diketahui bahwasanya dosa dan kemaksiatan pasti menimbulkan mudharat (kerugian), tidak mungkin tidak. Mudharatnya bagi hati sebagaimana mudharat yang ditimbulkan racun bagi tubuh, yaitu memiliki tingkatan beragam. Adakah kehinaan serta penyakit di dunia dan di akhirat yang tidak disebabkan oleh dosa dan maksiat? (Ad-Daa’ wa Ad-Dawaa’, hlm. 66)

YA ALLAH BETAPA LUAS RAHMAT MU

Allah 'Azza wa Jalla berfirman :

“Dan Rahmat (kasih sayang)Ku meliputi segala sesuatu” (QS. Al-A’raf [7]: 156)

Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda :

"Sesungguhnya Allah punya 100 rahmat. Di antaranya Allah "turunkan" kepada jin, manusia, hewan, & tetumbuhan. Dengan rahmat itu mereka saling Berbelas Kasih serta Menyayangi. Dgnnya Binatang Liar mengasihi anaknya. Allah mengakhirkan "99 Rahmat" untuk Dia curahkan kepada hamba-hamba-Nya di Hari KIAMAT" (HR. Bukhari no. 6469, dan Muslim no. 2752, hadits dari Abu Hurairah)

Di antara rahmat (kasih sayang) Allah :

(1). Allah Tutup Aib2 & Dosa2 Hamba

Apabila "dimuliakan & dihormati" orang lain, maka itu 'Bukan' karena kemuliaan & amal kebajikan kita, tetapi karena Aib kita yang tidak Dibuka oleh Allah Ta'ala. Seandainya 1 saja aib dibuka oleh Allah niscaya tidak akan ada yang mau dekat dengan kita.

KEUTAMAAN DAN KEISTIMEWAAN BERSHALAWAT KEPADA NABI SHALALLAHU'ALAIHI WASSALLAM


 (01). Menjalankan Perintah Allah Ta'ala

"Sesungguhnya ALLAH dan (juga) Para Malaikat-Nya 'Bershalawat' untuk Nabi. Wahai orang2 beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi & ucapkanlah "salam" dgn penuh penghormatan kpdnya" (QS. Al-Ahzab [33]: 56)

(02). Allah Akan Bershalawat 10 x Lipat

"Barangsiapa bershalawat kepadaku 1 x, maka Allah pun Bershalawat Kepadanya 10 kali" (HR. Muslim no. 408, hadits Abu Hurairah)

(03). Malaikat Bershalawat Kepadanya

"Barangsiapa Yg Bershalawat Kepadaku 1 kali, niscaya para Malaikat akan Terus bershalawat kepadanya selagi orang itu "bershalawat" kepadaku. Maka silahkan bagi seorang "hamba" utk sedikit dalam melakukan hal itu atau memperbanyak" 

(HR. Ahmad dan Ibnu Majah, hadits dari Amir bin Rabiah, Shahihut Targhib 1669)

𝗠𝗘𝗡𝗚𝗘𝗡𝗔𝗟 𝗨𝗟𝗔𝗠𝗔 𝗗𝗔𝗞𝗪𝗔𝗛 𝗦𝗔𝗟𝗔𝗙𝗜𝗬𝗔𝗛 𝗬𝗔𝗡𝗚 𝗠𝗔𝗦𝗬𝗛𝗨𝗥

☆𝑹𝒂𝒔𝒖𝒍𝒖𝒍𝒍𝒂𝒉 𝒔𝒉𝒂𝒍𝒍𝒂𝒍𝒍𝒂𝒉𝒖 𝒂𝒍𝒂𝒊𝒉𝒊 𝒘𝒂𝒔𝒂𝒍𝒍𝒂𝒎 

Beliau bersabda kepada Fatimah radhiyallahu anha,

نِعْمَ السَّلَفِ أَنَا لَكِ

“Sebaik-baik salaf (pendahulu) mu adalah aku” [HR. Bukhari (6285) dan Muslim (98) dari Aisyah radhiyallahu anha]

𝑨. 𝑲𝒉𝒂𝒍𝒊𝒇𝒂𝒉 𝒂𝒓-𝑹𝒂𝒔𝒚𝒊𝒅𝒊𝒏 𝒅𝒂𝒏 𝒑𝒂𝒓𝒂 𝒔𝒂𝒉𝒂𝒃𝒂𝒕 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒅𝒊𝒋𝒂𝒎𝒊𝒏 𝒎𝒂𝒔𝒖𝒌 𝒔𝒖𝒓𝒈𝒂

•Abu Bakr Ash-Shiddiq

•Umar bin Al-Khaththab

•Utsman bin Affan

•Ali bin Abi Thalib

•Thalhah bin 'Ubaidillah Al Fayadl

•Az Zubair Ibnul 'Awwam

•Abdurrahman bin 'Auf

•Sa'ad bin Abi Waqqash

•Sa'id bin Zaid

•Abu Ubaidah Ibnul Jarrah

CIRI-CIRI ORANG YANG MENDAPAT HIDAYAH ALLAH

1. Di pahamkan perkara agama, dapat membedakan mana yang sesuai Al Quran dan Hadis (Sunnah Rasulullah & sunnah Khulafaur Rasyidin).

2. Mulai mencari-cari (haus) kajian ilmu agama, senang menghadiri Majelis Ilmu, senang mendengarkan ceramah agama, senang mempelajari Al Quran dan Hadis.

3. Membenahi ibadah sholatnya sesuai sifat sholat Nabi dan sunnah-sunnahnya, membenahi cara wudhu'nya dan bacaan dzikir usai sholatnya.

4. Mulai menanyakan (mencari) apa dalil dari suatu ibadah, tidak pernah lagi Taqlid Buta, tidak mau lagi ikut-ikutan saja.

5. Membenahi bacaan Al Qurannya dan menambah hafalannya dengan niat menjadi Hafiz/Hafizah.