Perjalanan Dakwah cikadu Lumbir



Catatan Sejarah dan Ibrah untuk Generasi
 
Segala puji hanya milik Allah shalallahu'alaihi wasallam, Rabb semesta alam. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beserta keluarga, para sahabat, dan seluruh umatnya yang istiqamah di atas jalan beliau hingga akhir zaman. 

Islam adalah agama yang sempurna, membawa cahaya hidayah bagi seluruh manusia. Masuknya Islam ke setiap pelosok negeri, termasuk Desa Lumbir, tidak terjadi begitu saja. Ia adalah buah dari perjuangan, pengorbanan, dan keikhlasan para pendahulu kita dalam berdakwah. 

Tulisan singkat ini kami susun sebagai bentuk bakti dan pengingat, agar generasi penerus tidak melupakan jasa-jasa beliau dalam menegakkan kalimat tauhid di tanah kelahiran kita.

Kita sudah mengetahui bahwa yang pertama kali membawa dan menyebarkan Agama Islam di wilayah ini adalah Eyang Sanraji. Beliau adalah peletak dasar tauhid di Desa Lumbir. Setelah beliau wafat, estafet dakwah dilanjutkan oleh putra-putra beliau, yaitu Eyang Su’aen dan Eyang Abu Tolkhah, serta para ulama dan tokoh lain yang sejalan dengan perjuangan beliau rahimahumullah.

Seiring berjalannya waktu, kaum muslimin pada masa itu semakin bersemangat menuntut ilmu agama.

Muncul generasi baru dari keturunan Eyang Mursid, di antaranya Bapak Prapto dan Bapak Nasrun Rahimahullah, yang melanjutkan obor dakwah dengan penuh semangat.

Bapak Mukhimin  pernah menceritakan kepada kami bahwa sekitar tahun 1960-an, Organisasi Muhammadiyah mulai dirintis di desa ini. Sebelum Muhammadiyah, terlebih dahulu telah ada Organisasi Ahmadiyah. Namun, aliran Ahmadiyah tersebut saat ini telah dinyatakan menyimpang dan dibubarkan oleh Majelis Ulama Indonesia karena akidahnya tidak sesuai dengan Ahlussunnah wal Jamaah.

Para tokoh seperti Bapak Prapto, Bapak Nasrun, dan Bapak Mukhimin , dengan penuh keikhlasan menyebarkan Agama Islam melalui manhaj Organisasi Muhammadiyah. Mereka berpedoman kuat kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah sesuai pemahaman para sahabat. Alhamdulillah, dengan izin Allah, dakwah yang lurus ini terus berjalan hingga hari ini dan dirasakan manfaatnya oleh anak cucu kita.

Kita memohon kepada Allah Subhanahuwata'alla, semoga dengan adanya dakwah yang mengajak kembali kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah, masyarakat Desa Lumbir semakin paham syariat, semakin cinta ilmu, mengamalkan segala perintah Allah Azawajalla dan Rasul-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta menjauhi segala larangan-Nya. Karena sejatinya, kebahagiaan dunia dan akhirat hanya diraih dengan taat kepada Allah dan mengikuti petunjuk Rasul-Nya.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Al-Hasyr ayat 7:

*وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ*

Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah; dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya."[QS. Al-Hasyr: 7]

Ayat ini adalah kaidah agung dalam beragama. Setiap ajaran harus ditimbang dengan dalil dari Al-Qur’an dan Sunnah. Inilah manhaj para salafus shalih yang kita warisi dari para pendahulu di Desa Lumbir.

Demikianlah sekelumit kisah perjalanan dakwah Islam di Desa Lumbir yang dapat kami catat. 

Tentu masih banyak nama, peristiwa, dan pengorbanan yang belum tertuliskan di sini. Semoga Allah membalas jasa para pendahulu kita dengan balasan yang terbaik, meninggikan derajat mereka di sisi-Nya, dan menjadikan dakwah ini terus hidup hingga akhir zaman.

Marilah kita, sebagai generasi penerus, melanjutkan perjuangan ini dengan ilmu, amal, dan akhlak. Jangan sampai rantai emas ini putus di tangan kita. Kita berdoa semoga Allah menjadikan Desa Lumbir sebagai desa yang diberkahi, penduduknya bertakwa, dan generasi mudanya menjadi penegak sunnah.

Wallahu a’lam bish shawab.

Jakarta, 11 Agustus 2016  
Penulis: Suyitno

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Silsilah Keluarga Keturunan Eyang Mursyid Cikadu Lumbir

Silsilah Keluarga Keturuan Eyang Mahmud cikadu Lumbir

Referensi Silsilah Keluarga Cikadu Lumbir