Silsilah Keluarga Keturunan Eyang Lebe Cikadu Lumbir


Bismillahirrahmanirrahim

Alhamdulillah, Segala puji bagi Allah yang menanamkan rasa cinta dalam keluarga dan mengikat hati dengan nasab. 

Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, suri teladan dalam menjaga kekerabatan dan memuliakan leluhur.

Catatan ini kami susun sebagai ikhtiar kecil untuk merawat sejarah keluarga Eyang Lebe/Jayadirana dari Cikadu, Lumbir.

Mengenal silsilah bukan sekadar tahu nama. Ia adalah cara kita menghormati yang terdahulu, menyambung doa untuk yang telah pergi, dan menjaga amanah untuk anak cucu yang akan datang. 

Dengan menuliskan jejak ini, semoga tali persaudaraan tidak lapuk oleh waktu dan jarak.
Foto Masjid Jami Cikadu, Silsilah Keluarga Keturunan Eyang Lebe Cikadu Lumbir

Tautan Penting
→ Empat Jalur Penulis Silsilah Keluarga Cikadu Lumbir: cek di sini
→ Kumpulan Tulisan Admin Lumbir Mengaji: buka di sini

Eyang Lebe/Jayadirana berasal dari Cidora dan istrinya, Eyang Fatimah, berasal dari Lumbir. Beliau memiliki 10 anak, yaitu:

A. Eyang Milem  - 10 Anak
Suami pertama: Eyang Jaya Mustama  
Baca silsilah di sini

Suami kedua: Eyang Martawi  
Baca silsilah di sini

B. Eyang Majudi - 5 anak  
1. Mirah ...Tanya istrinya Bambang  
2. Sodali  
3. Dalimi  
4. Munir  
5. Yaroh  

C. Eyang Majudiyah - 9 anak  
1. Supiyah  
2. Mapul  
3. Patonah  
4. Parno ...Tanya Nur Kamidah Kulon Jubrug  
5. Gito  
6. Tarno  
7. Seno  
8. Cito  
9. ...  

D. Eyang Madsangid - 4 anak  
1. Kusno  
2. Jum  
3. Anto  
4. Sugito ...Tanya Eyang Sugito dekat Jembatan Sawangan  

E. Eyang Madmuksin - 1 anak  
1. Slamet  

F. Eyang Casem - 3 Anak
Baca silsilah di sini  

G. Eyang Watem - 5 Anak
Baca silsilah di sini


H. Eyang Mustareja - 8 Anak
Baca silsilah di sini

I. Eyang Saudah - 1 anak  
1. Siti Khasanah ...Tanya Bapak Sungkowo  

J. Eyang Siswadi - 7 anak  
Baca silsilah di sini

Demikian catatan singkat tentang silsilah keluarga Eyang Lebe/Jayadirana  ini kami susun. Kami menyadari bahwa dalam penulisan ini pasti masih banyak kekurangan, baik dari segi data, nama, maupun urutan.

Oleh karena itu, kami sangat membuka pintu untuk koreksi, masukan, dan tambahan informasi dari keluarga Cikadu Lumbir. 

Mari kita saling melengkapi agar catatan ini bisa menjadi warisan yang benar dan bermanfaat untuk anak cucu kita kelak.

Referensi:
1. Bapak Sungkowo
2. Bapak Faizin
3. Eyang Wangid

Jakarta, 23 Oktober 2016  
Penulis: Suyitno