Umrah Warga Cikadu Lumbir
Bismillahirrahmanirrahim.
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin. Segala puji hanya milik Allah ﷻ yang telah memberi taufik kepada hamba-hamba-Nya untuk mengunjungi Baitullah. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, teladan dalam setiap ketaatan dan pengorbanan.
Umrah itu panggilan,Tidak semua orang diberi kesempatan untuk menunaikannya. Yang berangkat berarti Allah ﷻ mudahkan. Yang belum berangkat, doakan semoga Allah ﷻ mudahkan rezeki dan jalannya.
Nabi ﷺ bersabda:
العُمْرَةُ إِلَى العُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا، وَالحَجُّ المَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلَّا الجَنَّةُ
"Umrah ke umrah berikutnya adalah penghapus dosa di antara keduanya, dan haji mabrur tidak ada balasannya kecuali surga. [HR. Bukhari no. 1773, Muslim no. 1349]
Allah ﷻ juga berfirman:
وَأَتِمُّوا الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلَّهِ
"Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah. [QS. Al-Baqarah ayat 196]
Maka ketika sebagian warga grumbul bisa bareng-bareng berangkat, itu karunia besar. Patut disyukuri, dicatat, dan jadi motivasi untuk yang lain.
Tak terasa sudah lebih dari satu setengah tahun, warga Grumbul Cikadu melaksanakan ibadah Umrah.
Baru sempat posting sekarang. Bukan karena lupa, tapi karena khawatir. Khawatir kalau menceritakan amalan pribadi di media, pahalanya jadi berkurang. Karena riya itu pelan-pelan menghabiskan amal.
Akan tetapi, menceritakan amalan secara umum di tengah masyarakat untuk menjadi pembelajaran dan motivasi, itu dibolehkan. Tujuannya satu: mengajak saudara lain pentingnya mengamalkan syariat dinul Islam ini. Mengajak berlomba dalam kebaikan.
Mudah-mudahan Allah ﷻ mengampuni hamba yang dho’if ini. Niat kami hanya satu: menghidupkan semangat umrah di kampung kita.
Dengan takdir Allah ﷻ, sebagian masyarakat Cikadu terketuk hatinya. Hatinya digerakkan untuk amalan yang luar biasa, yang butuh pengorbanan harta dan tenaga: menunaikan ibadah Umrah.
Tepatnya Tahun 1437 H, Allah ﷻ mudahkan 13 orang warga Grumbul Cikadu berangkat ke Baitullah. Berikut nama dan tanggal pemberangkatannya:
1. Tanggal 20 Januari 2017
Bapak Kusdiono, Bapak Badri, Bapak Sahad, Bapak Amrin, Bapak Yitno
2. Tanggal 19 Januari 2017
Ibu Jamir, Ibu Gomi, Ibu Warti
3. Tanggal 28 Februari 2017
Ibu Kholid, Bapak Toro dan Istri
4. Tanggal 19 Maret 2017
Bapak Umarudin
5. Tanggal 17 Mei 2017
Bapak Sartum
Semoga Allah ﷻ menerima umrah mereka, mengampuni dosa-dosa mereka, dan menjadikan umrah itu mabrur. Semoga kepulangan mereka membawa perubahan: lebih rajin ke masjid, lebih sayang keluarga, lebih dermawan ke tetangga
Jaakarta,9 September 2018
Penulis : Suyitno