Tentang Blog Lumbir Mengaji
Halaman ini berisi ringkasan 3 tulisan tentang Blog Lumbir Mengaji, Cikadu, Lumbir, Banyumas, Jawa Tengah. Klik judul di bawah untuk baca selengkapnya.
DAFTAR ISI - Klik untuk buka
Muqoddimah Tentang Blog Lumbir Mengaji
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang telah memudahkan lahirnya wasilah dakwah lewat dunia maya dari Desa Lumbir, Banyumas.
Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, suri teladan dalam menyampaikan ilmu.
Menulis tentang blog ini bukan untuk berbangga-bangga. Tapi untuk tiga hal: bersyukur atas nikmat teknologi, berterima kasih kepada para pembaca dan pendukung, dan memberi pijakan kepada anak cucu agar tahu dari mana dakwah ini bermula.
Semoga 3 tulisan di bawah ini jadi pengingat dan wasilah silaturahmi keluarga besar Lumbir Mengaji.
Daftar Tulisan Tentang Blog Lumbir Mengaji
1. Catatan Admin Lumbir Mengaji
Mengapa blog ini dibuat tahun 2015 dan baru aktif kembali? Karena nikmat sehat dan waktu luang dari Allah. Awalnya belajar sambil beli laptop, teringat ada kajian di Cikadu, lalu jadilah nama Lumbir Mengaji.
Baca selengkapnya: Catatan Admin Lumbir Mengaji
2. Mengenal Sosok Pengelola Lumbir Mengaji
Siapa di balik Lumbir Mengaji? Bukan ustadz, bukan aktivis, hanya Suyitno anak keenam dari Bapak Sudiro, pedagang roti keliling sejak 2005 di Depok-Tangerang yang ingin memberi manfaat lewat tulisan seadanya.
Baca selengkapnya: Mengenal Sosok Pengelola Lumbir Mengaji
3. Tujuan Didirikannya Lumbir Mengaji
Untuk apa blog, Youtube, Facebook, Instagram ini dibuat? Untuk tolong-menolong dalam kebaikan [QS. Al-Maidah: 2], membawa nama Lumbir ke dunia maya agar yang muncul bukan hanya berita dunia, tapi juga kajian dan nasehat.
Baca selengkapnya: Tujuan Didirikannya Lumbir Mengaji
Kesimpulan dan Ajakan Mendukung Dakwah Lumbir Mengaji
Dari 3 tulisan ini, yang bisa kami pastikan: Lumbir Mengaji lahir dari niat sederhana seorang penuntut ilmu yang fakir, ingin nebeng pahala lewat dokumentasi kajian.
Namun pekerjaan kita belum selesai. Dakwah di dunia maya butuh istiqamah. Kalau tidak diisi dengan konten positif, akan diisi dengan yang lain.
Karena itu kami membuka pintu lebar-lebar. Bapak, Ibu, Saudara/saudari, jika ada saran, koreksi, atau faedah dari kajian, mohon kirimkan ke kami. Satu komentar dari Panjenengan bisa jadi penyemangat.
Mari kita lanjutkan estafet ini: lanjut nulis, lanjut share kebaikan, lanjut belajar. Itu bentuk terima kasih paling nyata kepada para guru dan orang tua kita.
Wallahu a’lam bish shawab.
Lumbir, 16 September 2026
Penulis: Suyitno
.jpg)
Komentar
Posting Komentar