Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Al Furqon Cikadu Lumbir
بسم الله الرحمن الرحيم
KEUTAMAAN MEMBANGUN MASJID
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Segala puji hanya milik Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang telah memudahkan hamba-Nya dalam ketaatan. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam.
Membangun masjid adalah salah satu amal jariyah yang paling utama dalam Islam. Pahalanya akan terus mengalir bahkan setelah seseorang meninggal dunia.
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:
"مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ كَمَفْحَصِ قَطَاةٍ أَوْ أَصْغَرَ، بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ"
"Barangsiapa yang membangun masjid karena Allah walau sekecil sarang burung puyuh, maka Allah akan membangunkan baginya rumah di surga." [HR. Ibnu Majah no. 738, dishahihkan Al-Albani]
Imam As-Sindi rahimahullah menjelaskan, maksud hadits ini adalah dorongan untuk semangat membangun masjid walau dengan kontribusi sedikit. Allah akan balas dengan pahala yang sangat besar, yaitu rumah di surga. Pahala ini terus mengalir selama masjid itu digunakan untuk ibadah.
Beliau juga bersabda:
"إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ: إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ"
"Apabila seorang manusia meninggal, maka terputuslah amalnya kecuali dari tiga perkara: Sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang mendoakannya." [HR. Muslim no. 1631]
Membangun masjid termasuk sedekah jariyah. Selama masjid itu dipakai shalat, mengaji, dan menuntut ilmu, maka pahala orang yang membangunnya akan terus mengalir.
BERITA GEMBIRA: PEMBANGUNAN MASJID SEGERA DILAKSANAKAN
Alhamdulillah, sangat menggembirakan ketika mendengar kabar bahwa pembangunan Masjid akan segera dilaksanakan.
Sekitar satu tahun lebih proposal Pembangunan Masjid sudah diajukan melalui perantara Bapak Warman dari Sidareja.
Alhamdulillah, dana pembangunan sudah turun berupa material komplit. Adapun biaya untuk tenaga kerja berasal dari swadaya masyarakat.
Dokumentasi Peletakan Batu Pertama
Berikut ini kami posting gambar pada waktu pelaksanaan peletakan batu pertama:
1. Peletakan batu pertama oleh Ketua Yayasan Al-Khoeriyah dari Purbalingga.
2. Dilanjutkan peletakan batu pertama oleh Ketua Pembangunan Masjid, yaitu Bapak Sri Kusdiono.
3. Dilanjutkan peletakan batu pertama oleh Perangkat Desa, Bapak Cariman.
4. Dan yang terakhir peletakan batu pertama oleh Ketua RW 02, Bapak Sulito.
5.Acara Makan Bersama warga Cikadu Lumbir
Semoga dengan dimulainya pembangunan ini, Allah Ta'ala memudahkan hingga masjid bisa berdiri megah dan menjadi pusat ibadah serta dakwah di lingkungan kita.
AJAKAN BERINFAQ
Wahai kaum muslimin, marilah kita ikut serta dalam amal mulia ini sesuai kemampuan. Baik dengan tenaga, harta, maupun doa. Karena sekecil apapun kontribusi kita dalam membangun rumah Allah, maka balasannya adalah rumah di surga.
Allah Ta'ala berfirman:
إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا اللَّهَ ۖ فَعَسَىٰ أُولَٰئِكَ أَن يَكُونُوا مِنَ الْمُهْتَدِينَ
"Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari Kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan tidak takut kepada siapa pun selain kepada Allah. Maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk." [QS. At-Taubah: 18]
Syaikh As-Sa'di rahimahullah menjelaskan, ayat ini menunjukkan kemuliaan orang yang memakmurkan masjid, baik dengan membangunnya secara fisik maupun menghidupkannya dengan ibadah dan ketaatan.
Semoga Allah Ta'ala menerima amal kita semua, melapangkan rezeki para donatur, memudahkan para pekerja, dan menjadikan masjid ini sebagai saksi kebaikan kita di hari kiamat.
Jazaakumullahu khairan wa baarakallahu fiikum.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Ditulis Oleh: Admin





