Silsilah Keluarga Keturunan Eyang Watem Cikadu Lumbir

Silsilah Keluarga Keturunan Eyang Watem Cikadu Lumbir

Bismillahirrahmanirrahim

Alhamdulillah, Segala puji bagi Allah yang menanamkan rasa cinta dalam keluarga dan mengikat hati dengan nasab. 

Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, suri teladan dalam menjaga kekerabatan dan memuliakan leluhur.

Catatan ini kami susun sebagai ikhtiar kecil untuk merawat sejarah keluarga Eyang Watem dari Cikadu, Lumbir.

Mengenal silsilah bukan sekadar tahu nama. Ia adalah cara kita menghormati yang terdahulu, menyambung doa untuk yang telah pergi, dan menjaga amanah untuk anak cucu yang akan datang. 

Dengan menuliskan jejak ini, semoga tali persaudaraan tidak lapuk oleh waktu dan jarak.
Foto mimbar Masjid Cikadu, Silsilah Keluarga Keturunan Eyang Watem Cikadu Lumbir

Tautan Penting
→ Empat Jalur Penulis Silsilah Keluarga Cikadu Lumbir: cek di sini
→ Kumpulan Tulisan Admin Lumbir Mengaji: buka di sini

Eyang Watem anak ketujuh keturunan Eyang Lebe/Jaya dirana Dengan takdir Allah Ta’ala, Eyang Watem dikaruniai 5 orang anak.

Data Silsilah keluarga keturunan Eyang Watem - 5 anak

1. Muntakiyah  
2. Kosim -  4 anak:  
a. Daryo  
b. Turiyah  
c. Tar  
d. Dirin  

3. Eyang Tasniah - 9 anak  
Baca silsilah di sini

4. Nasrudin - Istri pertama:  
1. Sugito -  6 anak  
2. Rohiman - 3 anak  
a. Istiqomah  
b. Ikhlas Hidayat  
c. Nuriman  

3. Hartono - 3 anak  
a. Nurul Afidah  
b. Angga Nur Fadi  
c. Maya  

4. Khamidun - Punya 3 anak  
5. Sultoni - Punya 2 anak  
6. Imam Sodri - Punya 2 anak  
7. Fatmawati - Punya 3 anak  

5. Faizin - Punya anak:  
1. Tofik Kurohman  
2. Yati  
3. Anton  

Demikian catatan singkat tentang silsilah keluarga Watem  ini kami susun. Kami menyadari bahwa dalam penulisan ini pasti masih banyak kekurangan, baik dari segi data, nama, maupun urutan.

Oleh karena itu, kami sangat membuka pintu untuk koreksi, masukan, dan tambahan informasi dari keluarga Cikadu Lumbir. 

Mari kita saling melengkapi agar catatan ini bisa menjadi warisan yang benar dan bermanfaat untuk anak cucu kita kelak.

Referensi:
1.Faizin

Depok, 12 Agustus 2026
Penulis: Suyitno  

Komentar