Silsilah Keluarga Keturunan Eyang Madaris Cikadu Lumbir
Bismillahirrahmanirrahim
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang telah memberi kita nikmat ingatan untuk merawat sejarah keluarga.
Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam, keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya.
Silsilah ini kami susun sebagai ikhtiar menjaga amanah nasab dan merawat tali silaturahmi keluarga besar Cikadu Lumbir. Data awal kami himpun dari cerita lisan Ibu Nasiyah, putri dari Eyang Madaris.
Eyang Nasiyah menceritakan bahwa Eyang Madaris mempunyai orang tua bernama Eyang Naya dan istrinya Eyang Rati.
Tautan Penting
Silsilah Eyang Naya dan Eyang Rati
Allah Subhanahu Wa Ta'ala mengaruniakan kepada Eyang Naya dan Eyang Rati 5 orang putra putri:
1. Eyang Rosyid
2. Eyang Tarkem
3. Eyang Madaris
4. Eyang Amring
5. Eyang Suhadi
Adapun Eyang Madaris menikah dengan Eyang Sebah. Orang tua Eyang Sebah adalah Eyang Mad Ali.
Dari istri pertama, Eyang Mad Ali mempunyai 5 anak:
1. Eyang Madkusen
2. Eyang Marsudi
3. Eyang Madsehan
4. Eyang Sebah
5. Eyang Sekhun
Dari istri kedua beliau mempunyai 2 anak:
1. Eyang Nawen
2. Eyang Bakri
1. Eyang Rosyid - 6 anak
A. Risah - 3 anak
1. Car
2. Sangad
3. Riswandi
B. Juman - 4 anak
1. Salim
2. Darmin
3. Salamah
4. Sodikin
C. Karmudi - 2 anak
1. Tojah
2. Rohiman
D. Amir
E. Sal
F. Daliman - 2 anak
1. Feni
2. Jaka
2. Eyang Tarkem + Majuada - 8 anak
A. Wariyah - 5 anak
1. Kasiem
2. Mirah
3. Siman
4. Rus
5. Parno
B. Ridah - 1 anak
1. Rapingah
C. Sumedi
Dari Istri Pertama:
1. Suparmiati - 1 anak
a. Ika - 1 anak
1. Rafael
2. Suparyo - 1 anak
a. Anggita - 1 anak
1. Nizam
Dari Istri Kedua:
3. Sukirman
D. Hadi - 2 anak
1. Manto
2. Murni
E. Kamisem - 3 anak
1. Kamsini
2. Kantoyo
3. Ika
F. Dikrun - 2 anak
1. Darsono
2. Waliyah
G. Kaminem - 2 anak
1. Karmilah
2. Sawin - 2 anak
a. Ilham Mubarok
b. Sahfi Abdul Hafiz
H. Saini - 1 anak
1. Toniati - 1 anak
a. Rangga
3. Eyang Madaris + Eyang Sebah - 10 anak
A. Rohman - 5 anak
Dari Istri Pertama:
1. Heru
2. Evi Lismawati
Dari Istri Kedua:
3. Keni
4. Atun - 1 anak
a. Safira
5. Sanah - 1 anak
a. Siffa
6. Maskur
B. Nasiyah - 5 anak
1. Sito
2. Aji - 2 anak
a. Eko
b. Andi
3. Rokhimin - 2 anak
a. Effa
b. Dilla
4. Sarwono - 2 anak
a. Gofur
b. Kanza
5. Rodiyah
C. Napsiyah - 3 anak
1. Juli - 2 anak
a. Fiktor
b. Erik
2. Mono - 1 anak
a. Agus
3. Ani - 2 anak
a. Nana
b. Dodo
D. Siaminah - 1 anak
1. Jumyati
E. Madropingi - 3 anak
1. Iis - 3 anak
a. Rafa Maulana Aziz
b. Faris
c. Aufar
2. Nur Asmawan - 1 anak
a. Delia
3. Dik
F. Kamsiyah - 2 anak
1. Nanang - 2 anak
a. Agung
b. Rizki
2. Novi
G. Yasin - 1 anak
1. Ipah
H. Sodiyah - 3 anak
1. Harseno
2. Hanifan
3. Animah
I. Robiyah - 2 anak
1. Rangki
2. Woro
J. Somad Aryanto - 1 anak
1. Ujang
4. Eyang Amring - 7 anak
A. Taiwan
B. Wandi - 3 anak
1. Yanti
2. Agus
3. Ira
C. Madtarsid - 3 anak
1. Kesih
2. Sana
3. Juni
D. Sikin
E. Mingun - 3 anak
1. Fao
2. Isti
3. Desi
F. Kuskamo - 2 anak
1. Warno
2. Pur
G. Purwono - 2 anak
1. Jafar
2. Jihan
5. Eyang Suhadi - 4 anak
A. Dar - 1 anak
1. Tuti
B. Kaminah - 4 anak
1. Warti
2. Juned
3. Juli
4. Ujil
C. Rasini - 2 anak
1. Baroh
2. Ani
D. Simah - 2 anak
1. Iwan
2. Otong
Demikianlah silsilah keluarga Eyang Naya bersama Eyang Rati beserta 5 putra putrinya hingga generasi cicit dan canggah yang berhasil kami himpun.
Data ini kami susun berdasarkan cerita lisan dari:
1. Ibu Nasiyah
2. Kaminem
3. Bapak Daliman
Kami menyadari masih banyak nama yang belum lengkap, terutama pasangan dari beberapa cucu, serta cabang keluarga Eyang Mad Ali dari istri pertama dan kedua. Kami mohon maaf atas segala kekurangan.
Kepada seluruh keturunan Eyang Naya dan Eyang Rati, mari kita lanjutkan amanah ini. Saling melengkapi data, menyimpan foto lama, dan menceritakan kembali kisah eyang kepada anak cucu kita. Dengan begitu, sejarah keluarga tidak akan hilang ditelan zaman.
Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala merahmati Eyang Naya, Eyang Rati, Eyang Madaris, Eyang Sebah, Eyang Mad Ali, serta seluruh keturunannya. Semoga kita dijadikan generasi yang berbakti dan menjaga silaturahmi.
Referensi
1. Eyang Nasiyah
2. Bapak Madropingi
Jakarta, 14 November 2016
Penulis: Suyitno

Komentar
Posting Komentar