Tulisan Admin Lumbir Mengaji
Bismillahirrahmanirrahim
Alhamdulillah washalatu wassalamu ‘ala Rasulillah wa ‘ala nabiyina Muhammadin shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta‘ala yang telah melimpahkan banyak nikmat. Terutama nikmat sehat dan waktu luang.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ: الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ
“Ada dua nikmat yang banyak manusia tertipu di dalamnya: nikmat sehat dan waktu luang.”(HR. Bukhari no. 6412)
Karena itulah, selagi Allah masih beri keduanya, saya pakai untuk berbagi lewat media sederhana ini.
Setiap kampung punya cerita. Cikadu Lumbir juga punya.
Ada kisah khutbah yang pernah mengguncang hati di hari Id. Ada tetes keringat jamaah saat qurban. Ada doa-doa yang dipanjatkan diam-diam dari serambi masjid. Ada nama-nama eyang yang berjuang dulu, biar kita tau dari mana kita berasal.
Blog ini lahir agar cerita-cerita itu tidak hilang. Agar jadi catatan kecil bahwa di sudut Banyumas ini, ada kampung yang warganya saling menguatkan dalam iman. Semoga coretan ini jadi pengingat, jadi ibrah, dan jadi pemantik semangat untuk kita semua.
Kumpulan transkrip khutbah dan dokumentasi kegiatan Warga Cikadu Lumbir
Lihat daftar lengkapnya di sini
Blog ini mulai ditulis sejak 2016, Alhamdulillah di tahun 2026 artikel-artikel lama telah kami murojaah dan diperbarui. Semoga makin bermanfaat.
Baca Kata Pengantar Admin 2026 di sini
Keutamaan Menyambung Silaturahim
Silsilah keluarga jadi sia-sia kalau silaturahimnya putus. Padahal Rasulullah janjikan rezeki lapang dan umur berkah bagi yang menyambungnya.
Selengkapnya baca di sini
Akar Jalur Keluarga
Saya mengawali dengan menulis Silsilah Keluarga Keturunan Eyang Sanraji Cikadu Lumbir. Kisah lengkapnya bisa dibuka di sini
Lalu muncul pertanyaan: Apakah Eyang Sanraji Berasal Dari Cikadu Lumbir? Jawabannya bisa dicek di sini
Untuk mengenal lebih dekat, sedikit tentang asal-muasal Eyang Sanraji dan kehidupan keluarga beliau sudah saya tulis singkat. Bisa diakses di sini
Buyut Paling Muda Keturunan Eyang Sanraji
Silsilah terus jalan alhamdulillah. Nasab nggak putus. Kenalan sama buyut termuda dari keturunan Eyang Sanraji Cikadu Lumbir saat ini. Klik di sini
Canggah Paling Muda Keturunan Eyang Sanraji
Kisah menarik buat inspirasi kita bersama, bagaimana perjalanan lahir ke dunia Canggah keturunan Eyang Sanraji. Baca di sini
Jejak Islam di Cikadu
Puji syukur, warga Cikadu Lumbir mayoritas beragama Islam. Tentang awal mula sejarah Islam masuk Cikadu Lumbir sudah saya tulis di sini
Kisah Eyang Suaeb
Eyang Sanraji dikaruniai 5 anak, salah satunya Eyang Suaeb. Ada kisah menarik Eyang Suaeb Dibawa Jin yang bisa dibaca di sini
Orang tua dulu juga sering bercerita tentang gantengnya Eyang Suaeb. Tulisan pendeknya bisa dibaca di sini
MasyaAllah, ada pula kisah kesalehan Eyang Suaeb yang saya dapat langsung dari cerita anak beliau yang menemani keseharian beliau. Selengkapnya bisa dibuka di sini
Orang Hebat Cikadu Lumbir
Memang benar, cerita zaman dahulu Cikadu Lumbir punya orang-orang hebat. Penasaran? Silakan baca di sini bag 1 ada lanjutan di sini bag 2
Dakwah & Kehidupan Masyarakat
Di blog Lumbir Mengaji tidak hanya cerita keluarga. Ada juga tulisan tentang Perjalanan Dakwah Cikadu Lumbir yang bisa diintip di sini
Bagaimana kemajuan dakwah Islam di Cikadu Lumbir? Sudah saya rangkum di sini
Saya juga menulis Aktivitas Masyarakat Cikadu Lumbir, khususnya industri genteng sebagai urat nadi ekonomi. Tulisan lengkapnya bisa dibaca di sini
Dari tahun ke tahun, aktivitas warga berubah. Dari genteng pres ke tantangan zaman, cerita pendeknya ada di sini
Yang patut disyukuri: warga Cikadu Lumbir masih menyempatkan waktu untuk mengaji. Itu nikmat luar biasa. Ceritanya bisa diintip di sini
Lalu bagaimana kenyataannya? Perjalanan dakwah di Cikadu Lumbir membuahkan hasil atau belum? Tulisan pendeknya buka di sini
Kehidupan tidak lepas dari ujian, apalagi lingkungan yang kadang kurang mendukung syariat. Karena itu saya tulis: Bersyukur Menjadi Warga Cikadu Lumbir. Silakan cek di sini
Berbahagia dan Mendukung
Kebahagian tidak hanya diukur dengan banyaknya harta,Berbahagia Ikut Mendukung Dakwah di Cikadu Lumbir merupakan kesempatan,tulisan singkat bisa dibuka di sini
Nikmat hidayah di Cikadu
Ditengah masyarakat yang beragama mengikuti ajaran leluhurnya, Allah Sudah Memberikan Nikmat dan Fasilitas Kepada Warga Cikadu Lumbir, dengan sarana tersebut mau berfikir apa ngga menerima hidayah, tulisan singkat buka disini di sini
Kisah Pencari Hidayah.
Ada lagi Kisah Seorang Mencari Hidayah Di Cikadu Lumbir, mau tau siapa dan bagaimana ceritanya, bisa dibaca di sini
Hikmah Dibalik Kehilangan
Kehilangan itu sakit, tapi Allah selipkan hikmah besar di baliknya. Ternyata ini jalan Allah buat kasih yang lebih baik. Mau tau pelajarannya?,Klik di sini
Bersabar Belum Dikaruniai Anak
18 tahun sabar menanti, baru Allah titipkan anak. Diuji belum punya anak itu sakit, tapi Allah Maha Tahu kapan waktu terbaik. Buat yang lagi diuji sama, baca ini biar hati tenang. Buka di sini
Manusia Diberi Kebebasan Untuk Memilih
Surga-neraka, taat-maksiat, Allah kasih kita pilihan. Tapi tiap pilihan ada konsekuensinya. Timbang dulu sebelum nyesel,baca di sini
Waktu Luang Jangan Sia-sia.
Luangkan Waktu Untuk Hal Yang Bermanfaat
Waktu luang itu nikmat yang sering dilalaikan. Tulisan pendek Klik di sini
Ilmu Jadi Amal Jariyah.
Berbagi Ilmu Kajian Untuk Amal Jariyah Cikadu Lumbir
Ilmu nggak bakal berkurang kalau dibagi. Justru jadi amal jariyah yang ngalir walau kita udah di kubur,catatan singkat Buka di sini
Tentang Pengelola
Sebagai penutup rangkaian, saya sedikit Mengenal Sosok Pengelola Lumbir Mengaji. Tulisan lengkapnya bisa dibaca di sini
Dan yang terakhir, saya sebagai admin akan menjelaskan bagaimana sebenarnya tujuan didirikannya Lumbir Mengaji. Bisa dilihat di sini
Penutup dari Saya
Semua coretan di atas lahir dari rasa takut. Takut kisah khutbah itu hilang. Takut tetes keringat saat qurban dilupakan. Takut doa-doa dari serambi masjid nggak ada yang ingat. Takut nama eyang yang berjuang dulu punah ditelan waktu.
Saya tulis sejak 2016 dengan keterbatasan ilmu. Kalau ada yang keliru, itu dari bodohnya saya. Mohon diluruskan. Kalau ada satu kalimat yang manfaat, itu taufik dari Allah. Semoga pahalanya ngalir untuk semua yang namanya tertulis di sini: untuk eyang, untuk jamaah, untuk guru-guru yang pernah ngajar ngaji di Cikadu Lumbir.
Ya Allah, jadikan Lumbir Mengaji ini saksi. Bahwa di sudut Banyumas ini pernah ada kampung yang warganya berusaha saling menguatkan dalam iman. Jangan Engkau hisab kami karena melalaikan cerita-Mu. Tapi hisablah kami karena kami berusaha menjaganya.
Terima kasih sudah berkenan membaca. Semoga Lumbir Mengaji tetap jadi pengingat: bahwa kita punya akar, punya sejarah, dan punya tanggung jawab untuk menjaganya.
Depok, 20 Juni 2026
Penulis: Suyitno

Komentar
Posting Komentar