Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2016

AWAL MENUNTUT ILMU(BELAJAR TAUHID) LANGSUNG MENDAPAT UJIAN

Gambar
     Pada awal kami belajar dan menghadiri pengajian,pada waktu itu pembahasan bab Tauhid:mengesakan Allah dalam Rububiyah,Uluhiyah dan Asmawassifat,kurang lebih selama Enam Bulan ,kami langsung mendapat ujian ,dengan hilangnya Hp,Uang,KTP,SIM ,STNK dan yang lainnya,pada waktu itu kejadian di kontrakan Jl.H.Salam,Pangkalan Jati,Pondok Labu.     Kami sangat sedih dengan kejadian itu,di tambah dengan kami di teror,yang mencuri tahu no hp dan sms kepada kami:kalau mau STNK,SIM,KTP kembali,belikan pulsa seratus ribu,nanti malam akan di kembalikan dengan di lemparkan dompet dan isinya di depan pintu,untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan,kami langsung pindah kontrakan .     Peristiwa kehilangan dengan awal belajar Tauhid yaitu:kami di tawarin tetangga,di ajak ke Orang pintar(dukun),mengadu dengan hilangnya barang tertentu,nanti barang tersebut akan kembali semua,pada waktu itu Akidah di pertaruhkan,awal belajar :hanya Allah Shub...

PERJALANAN MENCARI HIDAYAH MENGENAL SUNNAH

Gambar
  Pada awal dakwah mengajak kembali kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah,kurang lebih sekitar tahun 2005,masyarakat hampir semua menolak,seolah-olah ada Agama baru di Grumbul Cikadu,   pada waktu itu dakwah hanya di Bulan Ramadhan maupun Khut’bah Jum’at,itupun hanya di Masjid Al-Furqon Cikadu.    Pada tahun 2007 kami menikah,pada waktu itu kami mulai penasaran dengan ajaran yang di dakwahkan di kampung kami,dengan berjalannya waktu,kami bersama istri tercinta hidup di perantauan dengan mengontrak,kami awal mengenal pengajian Sunnah,pengajian di Masjid Puri Cinere,membahas Kitab Tauhid,karangan Muhammad Attamimi(Muhammad bin Abdul Wahhab).    Di samping setiap seminggu sekali kami menghadiri pengajian,kami mulai membeli buku Agama,hari-hari di sibukan dengan membaca,satu buku selesai beli buku yang lain,sempat istri menegur dan melarang membeli buku.    Allah memberikan hidayah dengan mencari dan semangat mempelajari,pada waktu itu kami belajar den...

BERSYUKUR MENJADI WARGA GRUMBUL CIKADU DESA LUMBIR

Gambar
  Pada kesempatan kali ini,kami akan menceritakan sedikit perjalanan seorang muslim mengamalkan syari’at Agam,dari dulu sampai sekarang perbedaaan masalah Agama,entah itu Akidah,Ibadah,Muamalah, dll,merupakan takdir dari Allah Shubhanahu watta’alla.    Allah sudah memberikan fasilitas yang banyak dan manusia sudah di berikan akal untuk membedakan   mana yang baik dan mana yang buruk.     Setiap ada perbedaan,Allah Shubhanahu watta’alla memberikan pilihan kepada hambanya,kewajiban kita yaitu berusaha semaksimal mungkin mencari kebenaran dengan belajar,mengaji atau yang lainnya.   Pada kenyataanya:setelah belajar,ada   amalan Ibadah Agama yang menyelisihi kebiasaan Masyarakat, terkadang menjalankan perintah dan larangan dari Allah dan Rassulnya terasa berat, karena mendapat ejekan,hinaan,dan sampai –sampai di asingkan oleh masyarakat.

ALLAH SUDAH MEMBERIKAN NIKMAT DAN FASILITAS KEPADA HAMBANYA

Gambar
  Sesungguhnya segala puji hanyalah milik Allah. Kami memujinya. Kami memohon pertolongan kepadaNya. Kami juga memohon ampunan dan bertaubat kepadaNya. Kami berlindung kepada Allah dari kejelekan jiwa kami dan keburukan amal perbuatan kami. A llah Azza wa Jalla berfirman " Barangsiapa dikehendaki Allah akan mendapat hidayah (petunjuk), Dia akan membukakan dadanya untuk (menerima) Islam. Dan barangsiapa dikehendaki-Nya menjadi sesat, Dia jadikan dadanya sempit dan sesak, seakan-akan dia (sedang) mendaki ke langit. Demikianlah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman.” [Al-An’aam: 125]    Allah sudah memberikan nikmat kepada hambanya,berupa nikmat   rasa aman dan lingkungan yang selalu mengingatkan kita ,terutama   di Grumbul Cikadu setiap pekan ada pengajian, merupakan suatu nikmat yang terkadang kita lalai, coba bayangkan kalau kita hidup di lingkungan yang jauh dari Agama ,mungkin kita akan sengsara di dunia dan di akhirat,   kewa...

PERJALANAN DAKWAH DI GRUMBUL CIKADU DESA LUMBIR,MEMBUAHKAN HASIL

Gambar
  Kami sudah menceritakan sedikit tentang sejarah Agama Islam di Desa Lumbir,pada kenyataannya, setiap kami bertanya kepada orang tua /orang yang sudah lanjut usia bahwa: di Grumbul Cikadu/Cikole awal ada Agama Islam.    Alhamdulillah,awal ada Islam di Grumbul Cikadu/Cikole,yaitu berpedoman Al-Qur’an dengan mengkaji dan mengajarkan kepada masyarakat,setahu kami pada waktu itu Eyang Kita (Eyang Su’aeb ,Eyang Abu Tolkhah ,dll),mengajarkan Agama hanya Al-Qur’an.    Dengan berjalannnya waktu,masyarakat semakin meningkat belajar Agama,pada Zaman generasi Cucu Eyang Mursyid yaitu Bapak Prapto,Bapak Nasrun,dll, mulai mengenal As-Sunnah dan   mengamalkannya.    Pada Zaman generasi sekarang,kami bersyukur Alhamdulillah,ada sebagian masyarakat Grumbul Cikadu yang mau menyempatkan waktu,tenaga dan fikiran,untuk mendalami Ilmu Agama, kami sebut saja beliau Cucu Eyang Mursyid dari keturunan Ibu Wir,yaitu Bapak Sri Kusdiono.

MASYARAKAT GRUMBUL CIKADU DESA LUMBIR,MENYEMPATKAN WAKTUNYA UNTUK MENGAJI

Gambar
  Grumbul Cikadu terkenal dengan Industri Genteng,pada kenyataannya:tidak semua menjadi pengusah Genteng,ada yang menjadi pengusaha Bata,pengusah Keramik Sanggar Asmat, pedagang kelontong,pedagang pisang,menjadi PNS,tukang Batu,tukang Kayu,Petani   dan tidak sedikit masyarakat yang merantau,ada yang menjadi   Bos Roti,pedagang Roti,kerja di PT,kerja di Pabrik, dll.    Di tengah kesibukan   mencari nafkah dan merupakan kewajiban seorang muslim bersemangat untuk mencukupi kebutuhan keluarga,masyarakat Grumbul Cikadu sepantasnya bersyukur kepada Allah Shubhanahu watta’alla yang telah memberikan banyak sekali nikmat,terutama nikmat kesehatan,banyak pekerjaan/koden dan nikmat Bergama Islam.    Alhamdulillah ,sesibuk apapun mencari nafkah,masyarakat Grumbul Cikadu menyempatkan waktunya untuk menuntut ilmu Agama,yaitu dengan menghadiri pengajian,sudah lebih dari dua Tahun di lingkungan Grumbul Cikadu mengadakan pengajian rutin yang di sampaikan Bapak...

AKTIFITAS MASYARAKAT GRUMBUL CIKADU DESA LUMBIR BAGIAN KE DUA

Gambar
 Pembaca yang budiman,pada pembahasan kali ini ,kami   akan menceritakan sedikit mengenai aktifitas kami di Grumbul Cikadu,pada awal ada genteng pres/sokka masyarakat sangat senang , terutama orang tua yang mempunyai anak sedang menganggur, ada pekerjaan/koden yaitu mencetak genteng.     Khususnya kami pada saat itu sangat membutuhkan yang namanya uang,semenjak kami   mencetak genteng,Alhamdulillah :kami tidak lagi meminta uang jajan kepada Orang Tua,malah kami bisa membantu sedikit dari   kebutuhkan Orang Tua.     Pada waktu itu kami sangat terampil mencetak genteng,sehari dari jam 07 sampai jam 04 sore bisa mencetak empat ratus sampai lima ratus,Alhamdulillah di beri ketrampilan,kecepatan dan factor perusahaan tersebut mempunyai   usaha genteng yang luas, jadi kami bisa mencetak genteng yang banyak.    Seiring dengan berjalannya waktu,sekitar Tahun 2004 kami pergi merantau,mungkin karena   butuh pengalaman/ bos...

AKTIFITAS MASYARAKAT GRUMBUL CIKADU DESA LUMBIR BAGIAN KE SATU

Gambar
 Sudah tidak asing lagi bagi masyarakat desa lumbir,kec.Lumbir,Kab.Banyumas, dengan kondisi/aktifitas Masyarakat Grumbul Cikadu,yaitu Industri genteng,entah tahun berapa?,kami sendiri belum mengetahui awal mula masyarakat Grumbul Cikadu membuat genteng, yang pasti sekitar Tahun 1980, masyarakat grumbul cikadu sudah membuat genteng.    Pada waktu itu pembuatan genteng masih manual, seiring berjalanya waktu dan tekhnologi semakin canggih ,sekitar Tahun 2000 an pembuatan genteng beralih memakai mesin pres,yang terkenal dengan Genteng Sokka.    Pada awal pembuatan genteng pres/sokka,Masyarakat Grumbul Cikadu sangat senang,karena lapangan pekerjaan/koden sangat banyak,khususnya dalam mencari bahan baku,proses pengolahan ,mencetak,dll,kami sendiri pada waktu itu sebagai karyawan mencetak genteng   sekitar   4 tahunan , pengusaha/bos-bos sangatlah senang ,karena masyarakat banyak yang membutuhkan pekerjaan,khususnya para pemuda yang belum mengenal per...

TUJUAN KAMI MEMBUAT SALURAN YOUTUBE,GOOGLE,BLOG LUMBIRMENGAJI

Gambar
  Alhamdulillah ,segala puji bagi Allah Subhanahu wata’ala,semoga shalawat dan salam senantiasa di limpahkan kepada Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassallam,juga kepada keluarganya,dan para sahabatnya.    Alhamdulillah ,dengan pertolongan Allah Subhanahu wata’ala dan rahmatnya yang telah memberikan banyak sekali nikmat kepada hambanya,terutama zaman sekarang ini ,nikmat di mudahkan dalam menuntut ilmu,yaitu sarana tekhnologi yang semakin canggih,yang tidak asing lagi bagi masyarakat kota maupun desa yang namanya internet.    Banyak sekali manfaatnya terutama bagi yang menjadi perangkat desa,sekolah,kantor dan yang lainnya,merupakan suatu nikmat bagi kami bisa berbagi melalui media ini,awalnya kami mengenal media internet merasa bersyukur,karena nikmat seperti ini merupakan   dari Allah Subhanahu wata’ala,bukan karena semata-mata kemampuan /kehebatan kita bisa memiliki dan menggunakan sarana ini.    Adapaun tujuan kami membuat saluran Youtube/...

BERBANGGA-BANGGA DENGAN NASAB/KETURUNAN

Gambar
 Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, وَمَنْ بَطَّأَ بِهِ عَمَلُهُ لَمْ يُسْرِعْ بِهِ نَسَبُهُ “ Barangsiapa yang lamban amalnya, maka nasabnya tidak bisa mengejarnya ” (HR. Muslim no. 2699, dari Abu Hurairah).    Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Siapa saja yang amalnya itu kurang, maka kedudukan mulianya tidak bisa menolong dirinya. Oleh karenanya, jangan terlalu berharap dari nasab atau silsilah keturunan dan keutamaan nenek moyang, akhirnya sedikit dalam beramal.” (Syarh Shahih Muslim, 17: 21). Fatimah (Puteri Muhammad) Saja Tidak Bisa Ditolong Ayahnya Dalam shahihain disebutkan hadits dari Abu Hurairah, di mana ia berkata, قَامَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – حِينَ أَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ ( وَأَنْذِرْ عَشِيرَتَكَ الأَقْرَبِينَ ) قَالَ « يَا مَعْشَرَ قُرَيْشٍ – أَوْ كَلِمَةً نَحْوَهَا – اشْتَرُوا أَنْفُسَكُمْ ، لاَ ...