Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2018

ISTRI MEMBANTU KERJA SUAMI

Gambar
Pertanyaan Grup Akhwat Lumbir Mengaji Asalamu'alaikum pk usthad mo nanya...jjr saya ingin krja membantu meringankn beban suami krna saya merasa ekonomi kami agak kedhedher blm lg buat biaya sekolah anak kami dlsbgnya...tp suami tidk mngizinkn katanya "urus rumah dn urus anak2 ajah.. apa saya salah bila melawan larangn suami saya??.. memksa keinginaku ttp ingin krja y pk...trima kasih tausiyahnya... Dijawab oleh Ustadz Sri Kusdiono Wa alaikum salam. Allah azza wa jalla berfirman dalam QS Al Ahzab : 33 "Dan hendaklah kalian (kaum muslimah) tetap tinggal di rumah dan janganlah berhias dan bertingkah laku seperti orang2 jahiliyah dulu" Dari sini dapat kita simpulkan bahwa sebaik2 tempat bagi wanita adalah rumahnyq. Tidak keluar rumah kecuali untuk kepentingan yg memang diperbolehkan syariat. Jadi adalah sudah benar jika suami anti melarang anti bekerja di luar rumah.  Kekurangan ekonomi sifatnya relatif akan tetapi kita juga harus yakin ba...

MENASEHATI SESAMA MUSLIM

Gambar
Pertanyaan Grup Akhwat Lumbir Mengaji Asalamu'alaikum pk usthad...gimana sikap kita trhadap temen yg ngatain saya yg katanya sok alim dan ky usthadjah,suka ngatur2 dlsbgnya..pdhal tujuan saya baik ngajak ngaji atau ngasih tau sesuatu yg di haramkn dlm agama.apa saya salah klu sakit hati di sindir sprti itu usthat....?mohon tausiahnya trima kasih. Dijawab oleh Ustadz Sri Kusdiono Wa alaikum salam. Setiap muslim wajib mendalami 4 hal yaitu : 1) ilmu, wajib bagi kita untuk mendalami ilmu agama utamanya mengenai amalan kita sehari2 2) amal, kita wajib mengamalkan ilmu yg telah dipelajari 3) dakwah, wajib mendakwahkan ilmu minimal untuk keluarga sesuai dwngan kesanggupan 4) sabar dalam mengahadi ujian, cobaan, celaan dalam dakwah. 4 hal ini yg jadi dasar kita dalam beragama. Jika dalam dakwah kita menghadapi celaan, hujatan bahkan gangguan fisik...itu adalah sunatullah yg pasti akan terjadi. Tidak boleh kita sakit hati, atau mendendam atau benci...

BERSYUKUR BELUM DIKARUNIAI KETURUNAN (2)

Gambar
Sedikit menceritakan perjalanan hidup Insan yang selalu butuh hidayah Iman dan selalu meminta hidayah kesabaran dalam menjalankan kehidupan di alam dunia ini. Setiap manusia mempunyai takdir yang berbeda-beda, apa-apa yang kita harapkan terkadang tidak sesuai dengan apa-apa yang di takdirkan Allah Shubhanahu Watta’alla. Manusia sifatnya hanya mencari sebab dan berusaha semampunya,sebagaimana yang di firmankan Allah Ta’ala di dalam Surat Al-Baqarah Ayat 2:286 لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (QS. Al-Baqarah [2]: 286) Setelah menjalani pernikahan di tahun 2007, seorang Insan berharap akan karunia segera mempunyai buah hati,akan tetapi takdir Allah Shubhanahu Wa tta’alla berkehendak lain.

ISTRI YANG TAAT SUAMI DI JAMIN MASUK SURGA

Gambar
Di antara keutamaan istri yang taat pada suami adalah akan dijamin masuk surga. Ini menunjukkan kewajiban besar istri pada suami adalah mentaati perintahnya. Dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, أَيُّمَا امْرَأَةٍ مَاتَتْ وَزَوْجُهَا عَنْهَا رَاضٍ دَخَلَتِ الْجَنَّةَ “Wanita mana saja yang meninggal dunia lantas suaminya ridha padanya, maka ia akan masuk surga.” (HR. Tirmidzi no. 1161 dan Ibnu Majah no. 1854. Abu Isa Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan gharib. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan). Yang dimaksudkan dengan hadits di atas adalah jika seorang wanita beriman itu meninggal dunia lantas ia benar-benar memperhatikan kewajiban terhadap suaminya sampai suami tersebut ridha dengannya, maka ia dijamin masuk surga. Bisa juga makna hadits tersebut adalah adanya pengampunan dosa atau Allah meridhainya. (Lihat Nuzhatul Muttaqin karya Pro...

BEBAS MEMILIH PINTU SURGA

Gambar
Alhamdulillahi wahdah wash shalâtu was salâmu ‘alâ rasûlillâh. Siapa di antara kita yang tidak ingin masuk surga? Apalagi jika masuknya bebas dari pintu manapun! Adakah amalan yang bisa mengantarkan kita pada peluang emas tersebut? Jawabannya: ada, antara lain: 1. Berakidah yang benar Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, “مَنْ قَالَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، وَأَنَّ عِيسَى عَبْدُ اللَّهِ وَابْنُ أَمَتِهِ وَكَلِمَتُهُ أَلْقَاهَا إِلَى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِنْهُ، وَأَنَّ الْجَنَّةَ حَقٌّ، وَأَنَّ النَّارَ حَقٌّ؛ أَدْخَلَهُ اللَّهُ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ الثَّمَانِيَةِ شَاءَ” ”Barangsiapa mengucapkan ”Aku bersaksi bahwa tidak ada yang berhak disembah selain Allah semata tidak ada sekutu bagi-Nya dan bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya. Serta Isa adalah hamba Allah dan anak salah satu hamba-Nya. Kalimat-Nya disampaikan kepada Maryam dan ruhnya berasal dari Allah....

NIKMAT HIDAYAH BERIBADAH DI MEKAH DAN MADINAN (2)

Gambar
Takdir Allah Shubhanahu wa tta’alla sudah ditetapkan 50 Ribu sebelum Allah Menciptakan Langit dan Bumi Dalam Shahih Muslim disebutkan hadits dari ‘Abdullah bin ‘Amru bin ‘Ash bahwa ia berkata: “Aku pernah mendengar Rasulullah bersabda, كَتَبَ اللهُ مَقَادِيْرَالْحَلاَئِقِ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَاوَاتِ وَاْلاَرْضَ  بِخَمْسِيْنَ أَلْفَ سَنَةٍ “ Allah telah menulis takdir seluruh makhluk sebelum menciptakan langit dan bumi dengan tenggang waktu 50 ribu tahun. ” (HR. Muslim) Setelah berbincang-bincang mengenai proses/syarat menunaikan ibadah umrah. Ketika itu   langsung berangkat merantau ke Jakarta dengan membawa persyaratan mengenai pemberangkatan menuju tanah Suci Mekah. Sampai dijakarta langsung proses pembuatan paspor dengan terlebih dahulu membuat alamat domisili ke Rt dan Rw setempat.

BERATNYA BERMUAMALAH DENGAN AKIDAH YANG BERBEDA

Gambar
Untuk yang kedua kalinya, ana mengalami peristiwa yang memprihatinkan. Suatu ketika sedang bincang santai mengenai wisata ke kebon binatang, terus ada yang nyeletuk mengenai ana yang berjenggot katanya seperti kambing. Okelah ana sikapi hanya bercanda, lama kelamaan banyak yang menertawakan, terus ana bilang foto Syekh juga berjenggot. Kebetulan di dinding terpajang syekh Abdul Qadir Jailani, (akidah sufi senang sekali memajang guru/syekhnya). Perbincangan kecil di lanjutkan dengan hal yang lain. Hal yang ana kaget dan tidak di sangka,Ana untuk yang kedua kalinya di tantang bersumpah berani mati kalau memang akidah/ ajarannya benar.