Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2016

Sejarah Agama Islam Di Cikadu Lumbir

Gambar
Bismillahirrahmanirrahim.   Alhamdulillahi rabbil ‘alamin , wash shalatu was salamu ‘ala asyrafil anbiya’i wal mursalin, Nabiyyina Muhammadin wa ‘ala alihi wa shahbihi ajma’in. Amma ba’du. Mukadimah & Niat Penulisan Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan hidayah Islam ke bumi Lumbir lewat tangan para pendahulu kita. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, suri teladan dalam dakwah dan kesabaran. Menulis sejarah bukanlah untuk berbangga-bangga dengan masa lalu. Tapi untuk tiga hal: bersyukur kepada Allah, berterima kasih kepada para Eyang yang jadi wasilah hidayah, dan memberi pijakan kepada anak cucu agar tahu dari mana mereka berasal.  Allah berfirman:   وَذَكِّرْ فَإِنَّ الذِّكْرَى تَنفَعُ الْمُؤْمِنِينَ   "Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman.  [QS. Adz-Dzariyat: 55] Semoga tulisan yang sedikit ini jadi pengingat d...

Kehidupan Keluarga Eyang Sanraji Cikadu Lumbir

Mukadimah Bismillahirrahmanirrahim . Segala puji bagi Allah yang mempertemukan kami dengan para sesepuh, sehingga kisah para leluhur bisa tersambung sampai ke anak cucu. Manusia tempatnya salah dan lupa.  Tulisan ini kami susun sebatas kemampuan kami menelusuri dan bertanya dari keluarga satu ke keluarga lainnya. Jika ada kebenaran, itu karena pertolongan Allah. Jika ada kekurangan, itu keterbatasan kami sebagai manusia. Wallahu a'lam. Nasab & Keturunan Menurut cerita Bapak Akhmadi kepada kami, Eyang Sanraji dikaruniai keturunan lima orang: dua perempuan dan tiga laki-laki. Yang pertama yaitu Eyang Mas’ud, yang kedua Eyang Tangirah, yang ketiga Eyang Su’aeb, yang keempat Eyang Napsiah, dan yang kelima Eyang Abu Tolkhah. Jejak Dakwah di Lumbir   Puji syukur alhamdulillah, sejak awal datang ke Lumbir Eyang Sanraji sudah beragama Islam. Dengan keteguhan imannya, beliau menyebarkan agama Islam dengan mengajar kepada masyarakat. Karena jasa itulah beliau diberi gelar/juluk...

Apakah Eyang Sanraji Berasal Dari Cikadu Lumbir

Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, wash shalatu was salamu ‘ala Sayyidina Muhammadin wa ‘ala alihi wa shahbihi ajma’in. Menelusuri asal-usul leluhur adalah bentuk bakti kita kepada mereka yang telah mendahului. Tulisan ini kami susun bukan untuk memastikan 100% kebenarannya, karena keterbatasan saksi dan catatan. Tapi untuk mengumpulkan kepingan cerita dari orang-orang yang pernah bertemu langsung dengan Eyang Sanraji. Semoga jadi wasilah silaturahmi dan doa untuk beliau. Allah ﷻ yang Maha Mengetahui kebenaran yang sesungguhnya. Kesaksian Waktu Wafat Eyang Sanraji Bapak Akhmadhi dan Bapak Abu Na’im menceritakan kepada kami, beliau berdua pernah bertemu dengan Eyang Sanraji. Bapak Akhmadhi lahir Tahun 1929 M dan Bapak Abu Na’im lahir Tahun 1930 M.  Pada waktu itu Bapak Akhmadi sekitar sekolah SR/SD, Eyang Sanraji meninggal dunia. Jadi sekolah SR/SD sekitar 7 tahun. Bpk. Akhmadi lahir 1929 ditambah beliau berumur 7 Tahun. Jadi Eyang Sanraji meninggal Tahun 1936...

Silsilah Keluarga Keturunan Eyang Sanraji Cikadu Lumbir

Gambar
Bismillahirrahmanirrahim.   Alhamdulillahi rabbil ‘alamin. Segala puji hanya milik Allah ﷻ, Dzat yang Maha Memberi nikmat, Maha Menunjukkan jalan, Maha Mengumpulkan keluarga. Shalawat serta salam semoga selalu tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, imam para pendakwah dan pengikat hati umat. Menulis silsilah keluarga itu ibadah. Karena dengan mengingat asal-usul, kita jadi bersyukur. Bersyukur punya nenek moyang yang mengenalkan Islam. Bersyukur nama kita nyambung sampai ke Eyang Sanraji. Nabi ﷺ bersabda:    تَعَلَّمُوا مِنْ أَنْسَابِكُمْ مَا تَصِلُونَ بِهِ أَرْحَامَكُمْ    "Pelajarilah nasab kalian, yang dengannya kalian bisa menyambung silaturahmi.   [HR. Tirmidzi no. 1979, dishahihkan Al-Albani] Maka tulisan ini bukan untuk sombong "keturunan siapa". Tapi untuk 3 hal: mengenal jasa Eyang, menyambung silaturahmi antar cucu-cicit, dan mewariskan rasa syukur ke anak cucu kita kelak. Berkat Pertolongan Allah ﷻ. Kami memujinya, memohon pertolongan kepad...

Bersabar Belum Dikaruniai Anak

  Bismillahirrahmanirrahim.   Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah Ta'alla, Dzat Yang Maha Pemberi dan Maha Menahan.  Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad Shalallahu'alaihi wasallam, suri tauladan terbaik umat manusia. Tidak bisa dipungkiri, kehadiran buah hati adalah salah satu kebahagiaan terbesar dalam rumah tangga. Namun, ada juga pasangan yang Allah uji dengan belum dikaruniai anak bertahun-tahun. Tulisan ini semoga menjadi penghibur, penguat, dan pengingat bahwa kesabaran, doa, serta usaha tidak akan pernah sia-sia di sisi Allah. Sebagian pasangan suami istri mulai merasa resah dan gelisah ketika usia pernikahan sudah mencapai satu tahun lebih, tetapi rumah masih terasa sepi dari tangis bayi. Masa-masa “pacaran halal” yang dulu hangat berdua saja, lama-kelamaan berubah. Seiring berjalannya waktu, hati menuntut agar rumah ditambah penghuninya. Penghuni yang membuat bising rumah. Bising yang justru dinanti dan dirindukan. ...