Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2019

MANUSIA TERAKHIR MASUK KE SURGA, 10 KALI KENIKMATAN DUNIA

Gambar
Abdullah bin Mas’ud berkata, “Rasulullah shallallahualaihiwasallam bersabda, Sesungguhnya aku tahu siapa orang yang paling terakhir dikeluarkan dari neraka dan paling terakhir masuk ke surga. Yaitu seorang laki-laki yang keluar dari neraka dengan merangkak. Kemudian Allah berfirman kepadanya, “Pergilah engkau, masuklah engkau ke surga.” Ia pun mendatangi surga. Tetapi ia membayangkan bahwa surga itu telah penuh. Ia kembali dan berkata, “Wahai Rabbku, aku mendatangi surga tetapi sepertinya telah penuh.” Allah berfirman kepadanya, “Pergilah kamu dan masuklah surga.” Ia pun mendatangi surga. Tetapi ia masih membayangkan bahwa surga sudah penuh. Kemudian ia kembali dan berkata, “Wahai Rabbku, aku mendatangi surga tetapi sepertinya sudah penuh.”

SUMBU PENDEK

Gambar
Sabar itu bukan sekedar teori yang diucapkan di lisan atau ditulis di buku catatan. Namun harus dipraktekkan dalam kehidupan. Banyak hal dalam kehidupan yang membutuhkan kesabaran. Di antara lapangan praktek nyata untuk mengasah kesabaran adalah saat menghadapi takdir yang tidak enak. Dan ini amat beragam contohnya. Salah satunya dalam kehidupan rumah tangga. Pasangan Tak Sesuai Harapan Siapapun yang berumah tangga tentu menginginkan keluarga yang harmonis. Faktor terpenting untuk mencapai impian tersebut adalah ketakwaan dari suami dan istri. Keduanya harus sama-sama bertakwa. Namun ternyata realitanya tidak selalu sesuai harapan. Terkadang suami menjadi salih duluan, sedangkan istri belum. Atau sebaliknya. Kejadian ini semua tentu dengan takdir dari Allah ta’ala. Bila seseorang berfikir positif, seharusnya dia menyimpulkan bahwa ini adalah bagian dari peluang amal salih yang diberikan Allah. Maksudnya pintu berdakwah terbuka lebar di hadapan pasangan yang lebih...

OBAT KUAT

Gambar
Semoga para pembaca tidak berpikir yang ndak-ndak saat membaca judul di atas. Penulis bukan sedang akan berjualan ‘obat’. Penulis hanya akan menjelaskan bahwa kesehatan dan kekuatan fisik, juga kesemangatan hidup, itu bukan hanya dengan usaha fisik belaka. Semisal, mengkonsumsi makanan bergizi, meminum jamu-jamuan dan berolahraga. Namun ada faktor lain yang sangat penting, tapi malah justru kerap dilupakan. Apakah itu? Antara lain: 1. Berdoa setelah bangun tidur, lalu berwudhu dan menunaikan shalat Rasulullah shallallahu’alaihiwasallam menjelaskan, “يَعْقِدُ الشَّيْطَانُ عَلَى قَافِيَةِ رَأْسِ أَحَدِكُمْ ثَلاَثَ عُقَدٍ إِذَا نَامَ، بِكُلِّ عُقْدَةٍ يَضْرِبُ، عَلَيْكَ لَيْلاً طَوِيلاً، فَإِذَا اسْتَيْقَظَ فَذَكَرَ اللَّهَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ، وَإِذَا تَوَضَّأَ انْحَلَّتْ عُقْدَتَانِ، فَإِذَا صَلَّى انْحَلَّتِ الْعُقَدُ؛ فَأَصْبَحَ نَشِيطًا طَيِّبَ النَّفْسِ، وَإِلاَّ أَصْبَحَ خَبِيثَ النَّفْسِ كَسْلاَنَ”. “Jika salah seorang kalian tidur, setan akan membuat tiga...

KEPALA BATU

Gambar
Entah siapa yang pertama kali membuat ungkapan ini. Kiasan tidak mau menuruti nasihat orang; tegar hati; keras kepala. Kalau dalam al-Qur’an, ada istilah “hati yang lebih keras dari batu”. Allah ta’ala menceritakan kondisi Bani Israil, “Setelah itu hati kalian menjadi keras. Sehingga seperti batu. Bahkan lebih keras lagi”. QS. Al-Baqarah (2): 74. Biasanya pemicu sulitnya seseorang untuk menerima nasehat adalah karena dorongan kesombongan. Keangkuhan. Besar kepala. Merasa paling anu dan itu. Sehingga memandang orang lain tidak ada apa-apanya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjelaskan bahwa kesombongan itu ada dua macam. Menolak kebenaran dan meremehkan orang lain. “الْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وَغَمْطُ النَّاسِ” “Kesombongan adalah: menolak kebenaran dan meremehkan orang lain”. HR. Muslim. Dua jenis kesombongan ini biasanya saling berkorelasi. Menolak kebenaran timbul karena meremehkan orang lain. Gara-gara meremehkan orang lain sehingga menolak kebenaran.

CARA MERAIH PAHALA DAKWAH YANG BESAR BAGI ORANG BERDUIT

Gambar
Caranya: 1. Cari buku yang isinya penting, semisal: * Buku-buku terjemahan, dari kitab para ulama tentang dasar-dasar akidah * Buku-buku tulisan para ustadz, tentang dasar-dasar akidah * Buku tata cara shalat sesuai sunnah Nabi * Buku tentang wajibnya hijab syar'i * dll. 2. Borong buku tersebut, beli 100 eksemplar, 200 eksemplar, 300 eksemplar, dst. 3. Bagikan gratis pada orang-orang yang awam agama, terutama dari kalangan kerabat sendiri. *Keuntungan dari cara ini adalah:* 1. Tentunya mendapatkan pahala dakwah yang sangat besar, terutama dakwah kepada tauhid dan sunnah Nabi 2. Mendapatkan pahala jariyah selama bukunya masih ada dan dimanfaatkan oleh penerimanya. Terus mengalirkan pahala walaupun sudah meninggal orang yang memberinya. 3. Buku itu tahan lama, sekarang belum dibaca oleh penerimanya, mungkin besok dibaca. Mungkin tahun depan. Mungkin tahun depannya lagi. Atau mungkin nanti anak cucunya yang akan baca. 4. Buku bisa dibaca berulang-ulang, kalau belu...

HUTANG ITU DARURAT, JANGAN BERGAYA DENGAN YANG DARURAT

Gambar
Saudaraku Pernah membayangkan Ada yang selfie bergaya makan bangkai dengan alasan darurat? Demikianlah berhutang Hutang itu darurat Jika tidak ada uang Maka tidak paksa beli dengan hutang Apalagi hutang dengan *RIBA* Renungkanlah saudaraku, Hidup *QANAAH* apa adanya Lebih *tenang* Daripada hidup gaya Berpura-pura kaya Dengan hutang cicilan riba Ingat saudaraku Hidup itu *mudah* Tetapi gengsi dan gaya Membuatnya *susah*

TIPE SUAMI YANG TIDAK PUNYA RASA CEMBURU [DAYYUS]

Gambar
Sebagian suami sama sekali tidak memiliki rasa cemburu, jika istrinya keluar dari rumahnya kemudian dilihat oleh para lelaki, atau istrinya bercampur dengan para lelaki di tempat kerja, atau istrinya berdua-duaan dengan seorang lelaki lain di mobil, atau istrinya berbicara dengan lelaki lain di telepon, atau istrinya berbicara lama dengan lelaki lain di hadapannya, atau saling sms-sms-an dengan lelaki lain, dan seterusnya…kemudian ia tidak merasa cemburu….lelaki macam apakah ini yang tidak cemburu…. Tidak adanya rasa cemburu inilah yang menyebabkan timbulnya kerusakan di masyarakat, timbulnya berbagai macam penyakit sosial… Oleh karena itu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah jauh-jauh mewanti-wanti bahaya sifat ini, beliau bersabda; ثَلاَثَةٌ حَرَّمَ اللهُ تَبَارَكَ وَتَعَالىَ عَلَيْهِمِ الْجَنَّةَ مُدْمِنُ الْخَمْرِ وَالْعَاقُ وَالدَّيُّوْثُ الَّذِي يُقِرُّ الْخَبَثَ فِي أَهْلِهِ _Tiga golongan yang Allah mengharamkan surga atas mereka, pecandu bir, anak yan...

KELAHIRAN SEORANG ANAK ITU BERARTI

Gambar
1. Tanggung-jawab untuk menyelamatkannya dari Neraka..* *_"Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah diri kalian dan keluarga kalian dari api NERAKA!"._* [QS. Attahrim:6]. 2. Umur kita semakin tua, otomatis ajal kita semakin dekat..* Sudah seharusnya kita ingat, apa yang sudah kita persiapkan untuknya? *_"Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kalian kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah dia persiapkan untuk hari esok (AKHIRAT)"_* [QS. Al-Hasyr: 18]. *3. Allah telah memberikan kita penerus perjuangan* maka sudah seharusnya kita *mempersiapkannya* untuk itu.. kita harus tanamkan *sejak dini* misi perjuangan kita yang harus diteruskan oleh mereka.. *terutama misi memperjuangkan Agama Allah.* *_"Ibrahim mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya'kub : Wahai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih AGAMA ini untuk kalian, maka janganlah kalian mati, kecuali dalam keadaan Musl...

MACAM - MACAM TAUHID

Gambar
Tauhid* adalah mengesakan Allah Subhanahu wata'ala dengan beribadah kepadaNya semata. Ibadah merupakan tujuan penciptaan alam semesta ini. Allah Subhanahu wata'ala berfirman, "Dan Aku (Allah) tidah menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembahKu." (Adz-Dzaariyaat: 56) Maksudnya, agar manusia dan jin mengesakan Allah Subhanahu wata'ala dalam beribadah dan mengkhususkan kepadaNya dalam berdo'a. Tauhid berdasarkan Al-Qur'anul Karim ada tiga macam: *1. TAUHID RUBUBIYAH* Yaitu pengakuan bahwa sesungguhnya Allah Subhanahu wata'ala adalah Tuhan dan Maha Pencipta. Orang-orang kafir pun mengakui macam tauhid ini. Tetapi pengakuan tersebut tidak menjadikan mereka tergolong sebagai orang Islam. Allah Subhanahu wata'ala berfirman, *"Dan sungguh, jika Kamu bertanya kepada mereka, 'Siapakah yang menciptakan mereka', niscaya mereka menjawab,'Allah'."* (Az-Zukhruf: 87) Berbeda dengan orang-orang komunis, mereka...

HUKUM MENGHADIRI ACARA KEMAKSIATAN (MUSIK, SEDEKAH BUMI, SEDEKAH LAUT, KUDA LUMPING, SINTREN, ATRAKSI SIHIR, ACARA-ACARA BID’AH,

Gambar
Terkadang kita tidak sadar bahwa acara-acara seperti itu dapat mempengaruhi aqidah kita, sehingga Allah azza wa jalla melarang kita untuk duduk-duduk (berkumpul) dengan orang-orang yang menjadikan ayat-ayat Allah sebagai olok-olok. Allah mengharamkan syirik, sementara acara-acara tersebut malah menghidupkan kesyirikan. Kita berlindung kepada Allah azza wa jalla dari itu semua. Allah berfirman : QS AN NISAA’ : 140 ١٤٠. وَقَدْ نَزَّلَ عَلَيْكُمْ فِي الْكِتَابِ أَنْ إِذَا سَمِعْتُمْ آيَاتِ اللّهِ يُكَفَرُ بِهَا وَيُسْتَهْزَأُ بِهَا فَلاَ تَقْعُدُواْ مَعَهُمْ حَتَّى يَخُوضُواْ فِي حَدِيثٍ غَيْرِهِ إِنَّكُمْ إِذاً مِّثْلُهُمْ إِنَّ اللّهَ جَامِعُ الْمُنَافِقِينَ وَالْكَافِرِينَ فِي جَهَنَّمَ جَمِيعاً 140. Dan sungguh Allah telah menurunkan kekuatan kepada kamu di dalam Al Qur'an bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena s...

SEMUT DAN IKAN PUN IKUT MENDOAKAN KEBAIKAN PADANYA

Gambar
 Inilah di antara keutamaan menyebarkan ilmu agama Alangkah bahagianya seseorang yang selalu didoakan dengan kebaikan dan dimohonkan ampunan. Siapa yang tak ingin? Pernahkah terbayang jika yang mendoakan kita adalah makhluk sejagat? Yang ada di langit berlapis dan yang hidup di atas permukaan bumi, semuanya turut berdoa untuk kebaikan untuk kita. Bahkan semut-semut di sarangnya, juga ikan-ikan di air tempat hidupnya, tak ketinggalan untuk mendoakan kebaikan. Untuk siapa? Semua mendoakan kebaikan kepada hamba yang selalu mengajarkan ilmu dan kebaikan kepada masyarakatnya. Rasulullah ﷺ bersabda: إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ وَأَهْلَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرَضِينَ حَتَّى النَّمْلَةَ فِي جُحْرِهَا وَحَتَّى الْحُوتَ لَيُصَلُّونَ عَلَى مُعَلِّمِ النَّاسِ الْخَيْرَ “Sesungguhnya Allah, para malaikat-Nya, penduduk langit dan bumi, sampai pun semut di sarangnya dan ikan di lautan turut mendoakan kebaikan untuk orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia.” [Hadis Abu Umamah Al ...

BERANGGAPAN SIAL ADALAH KESYIRIKAN*

Gambar
Dari ‘Abdullah bin Mas’ud, ia menyebutkan hadits secara marfu’ –sampai kepada Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam-,⁣ ⁣ ‎« الطِّيَرَةُ شِرْكٌ الطِّيَرَةُ شِرْكٌ ». ثَلاَثًا « وَمَا مِنَّا إِلاَّ وَلَكِنَّ اللَّهَ يُذْهِبُهُ بِالتَّوَكُّلِ ».⁣ ⁣ “Beranggapan sial adalah kesyirikan, beranggapan sial adalah kesyirikan”. Beliau menyebutnya sampai tiga kali. Kemudian Ibnu Mas’ud berkata, “Tidak ada yang bisa menghilangkan sangkaan jelek dalam hatinya. Namun Allah-lah yang menghilangkan anggapan sial tersebut dengan tawakkal.” (HR. Abu Daud no. 3910 dan Ibnu Majah no. 3538. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih). Hadits ini dengan sangat jelas menunjukkan bahwa thiyaroh atau beranggapan sial termasuk bentuk syirik. Kesyirikan dalam masalah thiyaroh ini bisa dirinci menjadi dua:⁣ ⁣ 1. Jika menganggap bahwa yang mendatangkan manfaat dan mudhorot adalah makhluk, ini syirik akbar.⁣ 2. Jika menganggap bahwa yang memberi manfaat atau mudhorot hanyalah Allah, namun ma...

LIHATLAH SIAPA TEMAN KARIBMU!⁣

Gambar
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,⁣ ⁣ ‎الْمَرْءُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ⁣ ⁣ “Seseorang akan mencocoki kebiasaan teman karibnya. Oleh karenanya, perhatikanlah siapa yang akan menjadi teman karib kalian”.⁣ ⁣ (HR. Abu Daud No. 4833, at-Tirmidzi No. 2378, Ahmad [2/344], dan Syaikh al-Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan dalam Shahihul Jami’ No. 3545)⁣ ⁣ al-Ghazali rahimahullah mengatakan,⁣ ⁣ “Bersahabat dan bergaul dengan orang-orang yang pelit, akan mengakibatkan kita tertular pelitnya. Sedangkan bersahabat dengan orang yang zuhud, membuat kita juga ikut zuhud dalam masalah dunia. Karena memang asalnya seseorang akan mencontoh teman dekatnya”.⁣ ⁣ (lihat Tuhfatul Ahwadzi [7/42], Darul Kutub al-‘Ilmiyyah, Beirut)⁣ ⁣ Oleh karena itu, pandai-pandailah memilih teman bergaul. Jauhilah teman bergaul yang jelek jika tidak mampu merubah mereka. Jangan terhanyut dengan pergaulan yang malas-malasan dan penuh kejelekan.⁣