UJIAN BAGI YANG PUNYA PARAS MENAWAN HARTA KETENARAN DAN KEDUDUKAN





👇 Nabi Shallallahu'alaihi Wasallam bersabda

إنَّ اللَّهَ لا ينظرُ إلى صورِكُم وأموالِكُم ، ولَكِن ينظرُ إلى قلوبِكُم وأعمالِكُم

🍂 "Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada rupa kalian dan harta kalian. Namun Allah melihat hati kalian dan amalan kalian" (HR. Muslim no. 4651) .

👤Ibnu Rajab Al Hambali dalam Jami' Al Ulum Wal Hikam mengatakan:

وحينئذ فقد يكون كثير ممن له صورة حسنة ، أو مال ، أو جاه ، أو رياسة في الدنيا قلبه خرابا من التقوى ، ويكون من ليس له شيء من ذلك قلبه مملوءا من التقوى ، فيكون أكرم عند الله تعالى ، بل ذلك هو الأكثر وقوعا


🍂"Dengan demikian, banyak orang yang memiliki rupa yang menawan, harta yang banyak atau kedudukan, atau kekuasaan di dunia, ketakwaan di hatinya hancur-lebur. Dan orang yang tidak memiliki hal-hal tersebut sedikit pun, hatinya dipenuhi oleh ketakwaan, lalu ia pun lebih mulia di sisi Allah Ta'ala. Seperti inilah fakta yang sering terjadi".


 

🕹Ada yang bilang, orang-orang yang futur, tidak lagi istiqamah, hilang dari majelis ilmu, terkena syubhat, itu justru mereka-mereka yang punya uang, hidup cukup, punya nama, tenar, punya kedudukan.

‼Adapun yang orang biasa, miskin, tidak dikenal, justru lebih semangat, lebih multazim, lebih istiqamah, lebih tawadhu'.

🎙Kalau kata Ibnu Rajab sih, memang KEBANYAKAN begitu realitanya.

🕹Maka, andai kita termasuk yang diuji dengan harta yang banyak, rupa menawan, kedudukan dan ketenaran. Semoga saja kita tidak termasuk yang kebanyakan itu.

Ustadz  Yulian Purnama