Imam Bukhary dalam sahihnya
meriwayatkan dari Aisyah radliyallahu’anha, beliau berkata :” orang-orang
bertanya kepada Rosulullah sallallahu ‘alaihi wasallam tentang para dukun. Maka
beliau menjawab :” tidak ada apa-apanya “. Maka para sahabat berkata :” Ya
Rosulallah, mereka kadang – kadang bisa menceritakan sesuatu yang benar kepada
kami “. Maka Rosulullah Sallallahu ‘alaihi wasallam menjawab :
تلك الكلمة من الحق يخطفها الجني
فيقرها في أذن وليه فيخلطون معها مئة كذبة
“Kalimat tersebut berasal dari
kebenaranyang dicuri dari seorang jin (dari langit), kemudian dituangkan
kedalam telinga walinya (dukun), maka mereka mencampurkan kalimat yang berisi
satu kebenaran tersebut dengan seratus kebohongan “. (no 5762).
Perhatikan baik baik hadits di atas
ini, sangat jelas membuka kedok dan rahasia "keampuhan" dukun yang
banyak mengecoh orang-orang yang menyandarkan harapan, keselamatan dan
kebahagiaan hidupnya kepada selain Allah. Dalam hadits ini terungkap pula
teka-teki di balik kemampuan dukun yang terkadang dapat menebak peristiwa yang
akan terjadi, ternyata sumber ilmu yang di miliki para dukun adalah iblis dan
setan
Ustadz Abu Humairo Al Batamy
