Meraih Ilmu Bermanfaat,Rezeki Halal dan Amal Diterima
Sumber : Khutbah Idul Adha1439 H
Ditulis ulang oleh: Admin
اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
الْحَمْدُ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَن يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا، أَمَّا بَعْدُ
فَإِنْ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللهَ، وَخَيْرَ الهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَشَّرَ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ.
selamat idul adha Yang insyaallah dirahmati oleh Allah subhanahu wa ta'ala
pertama tama marilah kita senantiasa memanjatkan syukur syukur kita kepada Allah Yang sudah melimpahkan berbagai macam nikmatnya kepada kita semuanya sehingga kita masih diberi kesempatan oleh Allah untuk kepada Allah untuk bisa senantiasa berusaha memperbaiki diri kita memperbaiki Amal amal kita sehingga Allah akan mengampuni segala macam dosa dosa Yang sudah kita kerjakan
Syukur & Muhasabah Musibah
tidak semuanya kaum muslimin pada Hari ini bisa sebahagia kita tidak semua kaum muslimin pada Hari ini merasakan nikmat Yang seperti kita saudara saudara kita Yang berada di Lombok kita tahu sedang Ada musibah marilah kita bersama sama sebagai sesama Muslim Kita Doakan Mereka Agar Senantiasa Diberi Ketabahan oleh Allah Senantiasa Dikembalikan Kepada Jalan Allah Yang Lurus
Karena pada prinsipnya segala macam musibah itu adalah Karena buah tangan manusianya sendiri Allah tidak akan pernah mengazab Ketika hamba hambanya mau memohon ampun kepada nya
Allah subhanahu wa ta'ala mengingatkan kita untuk bermuhasabah:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok [QS. Al-Hasyr: 18]
Allah Tidak Akan Pernah Mengajak Hamba Hambanya Selagi Hamba Hambanya Mau Menjalankan Seluruh Perintah Allah Akan Tetapi Pada Kenyataannya Musibah Musibah Terus Mendatangi Negeri Kaum muslimin Ada apa apakah Karena sudah semakin banyak kaum muslimin Yang bermaksiat kepada Allah subhanahuwataala atau sebab Yang lain itu Yang pantas kita renungkan
Kunci: Ilmu, Rezeki Halal, Amal Diterima
Jamaah Salat Idul Adha Rahimakumullah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Ketika Sehabis Salat Subuh Beliau Mengajarkan Sebuah Doa Yaitu:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا
Dari doa Yang sangat singkat ini mengajarkan Kepada kita bahwasanya kita semestinya sebagai seorang Muslim Yang kita raih di pagi Hari adalah ilmu Yang bermanfaat. Dengan ilmu Yang bermanfaat tersebut nanti kita bisa akan mendapatkan atau bisa membedakan mana rezeki Yang halal mana rezeki Yang haram
Karena amalan tanpa dasar ilmu Yang benar tidak akan diterima. Rasulullah ﷺ bersabda:
إِنَّ أَحَبَّ الْأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ
Sesungguhnya amalan yang paling dicintai Allah adalah yang istiqamah meskipun sedikit [HR. Bukhari no. 6464, Muslim no. 783]
Pondasi Tauhid
Salah satu pondasi penting daripada ilmu Yang bermanfaat di dalam Quran maupun sunnah adalah mentauhidkan Allah subhanahuwataala. Kita ketika pondasinya benar insya Allah semuanya akan bisa benar dan lurus karena secara fitrah manusia terlahir di dalam keadaan mentauhidkan Allah subhanahu WA ta'ala
Allah berfirman:
أَلَسْتُ بِرَبِّكُمْ قَالُوا بَلَى شَهِدْنَا أَنْ تَقُولُوا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّا كُنَّا عَنْ هَذَا غَافِلِينَ
Dan ingatlah ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka seraya berfirman: "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul Engkau Tuhan kami" [QS. Al-A'raf: 172]
pada prakteknya sangat-sangat banyak kaum muslimin mereka berdoa kepada selain Allah kaum muslimin mereka salat bukan karena Allah subhanahu wa ta'ala sangat banyak akidahnya rusak akidahnya batil sehingga amalannya semuanya batil
Jangan Merasa Tak Terkalahkan
setiap manusia sesungguhnya mengetahui fitrahnya sebagai manusia yang punya kewajiban untuk mentauhidkan Allah subhanahu wa ta'ala
Allah berfirman:
لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ فِي كَبَدٍ أَيَحْسَبُ أَن لَّن يَقْدِرَ عَلَيْهِ أَحَدٌ
Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam keadaan susah payah. Apakah manusia itu mengira bahwa sekali-kali tiada seorang pun yang berkuasa atasnya? [QS. Al-Balad: 4-5]
banyak di antara manusia merasa dirinya tidak dikuasai oleh Allah subhanahu wa ta'ala sehingga tidak mau tunduk patuh kepada aturan agama ini. Mereka berjalan tanpa jalur padahal Allah mempunyai Jalan yang lurus
Ingat Hari Kembali
dan di antara penyebab yang sangat fatal juga kebanyakan manusia mereka menganggap remeh atau bahkan tidak menganggap sama sekali bahwa mereka akan kembali kepada tuhanny
Allah subhanahu wa ta'ala mengingatkan hari ini dalam surat Al Jatsiyah:
سَوَاءٌ مَحْيَاهُمْ وَمَمَاتُهُمْ سَاءَ مَا يَحْكُمُونَ
Apakah orang-orang yang membuat kejahatan itu menyangka bahwa Kami akan menjadikan mereka seperti orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, yaitu sama antara kehidupan dan kematian mereka? Amat buruklah apa yang mereka sangka itu [QS. Al-Jatsiyah: 21]
orang yang jahat dengan orang yang baik akan sama hukumnya di hadapan Allah di kehidupan dunia maupun di akhirat tidak sama
Solusi Istiqamah
jamaah rahimakumullah untuk itu sedikit mari kita cari solusi langkah-langkahnya agar supaya kita benar-benar bisa kembali kepada apa yang kita doakan di setiap pagi memperoleh ilmu yang bermanfaat memperoleh rezeki yang halal mendapatkan amalan-amalan kita diterima di sisi Allah subhanahu wa ta'ala
yang pertama adalah harus senantiasa memperbaharui akidah kita keimanan kita kepada Allah subhanahu wa ta'ala. Yang ke-2 senantiasa menjadikan rasulullah sebagai teladan itu adalah di dalam segala macam sendi kehidupan kita menjadi tolak ukur daripada kebenaran yang kita laksanakan baik dalam masalah ibadah maupun muamalah
yang ke-3 adalah harus senantiasa memperbanyak amal saleh memperbanyak salat memperbanyak amalan-amalan yang lain karena semuanya itu kebaikan kebaikan yang kita laksanakan sedikit demi sedikit akan mengikis hati kita akan mengikis pemikiran kita akan mengikis akidah akidah rusak kita
salat sehari semalam 5 kali ibarat mandi rasulullah dikali 5 kali sehari dengan ibadah tersebut Insya Allah dari segi kualitasnya kita tingkatkan dari segi kuantitasnya kita tingkatkan sedikit demi sedikit akan mengikis kepercayaan atau akidah akidah yang tidak benar sehingga Insya Allah seluruh amalan-amalan kita akan bisa kita petik buahnya di yaumil kiamat nanti
Allahu akbar Allahu akbar la ilaha illallahualahu akbar Allahu akbar
للہ الحمد جماهير رحمة الله
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيعٌ قَرِيبٌ مُجِيبُ الدَّعَوَاتِ
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Transkrip : Khutbah Idul Adha 1439 H
Pembicara Ustadz : Sri Kusdiyono
Ditulis Ulang oleh : Admin
---
Referensi Al-Qur’an dan Hadits:
1. HR. Muslim no. 867 – Hadits pembuka khutbah.
2. QS. Al-Hasyr ayat 18 – Perintah muhasabah diri.
3. HR. Ibnu Majah no. 925 – Doa ilmu bermanfaat, rezeki halal, amal diterima.
4. HR. Bukhari no. 6464, Muslim no. 783 – Amalan istiqamah meski sedikit.
5. QS. Al-A'raf ayat 172 – Perjanjian fitrah manusia.
6. QS. Al-Balad ayat 4-5 – Manusia diciptakan dalam susah payah.
7. QS. Al-Jatsiyah ayat 21 – Tidak samanya orang beriman dan kafir.
8. QS. Al-A'raf ayat 23 – Doa Nabi Adam.
9. QS. Ali ‘Imran ayat 8 – Doa keteguhan hati.
10. QS. Al-Furqan ayat 74 – Doa keturunan sholeh.
11. QS. As-Saffat ayat 180-182 – Tasbih penutup.
12. HR. Bukhari no. 3370, Muslim no. 406 – Sholawat Ibrahimiyah.

Komentar
Posting Komentar