Kebesaran Allah, Bahaya Dosa, dan Istiqomah di Atas Tauhid

Sumber: Khutbah Idul Fitri 1437 H
Ditulis ulang oleh: Admin
------

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

الْحَمْدُ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ

Ma'asyiral mu'minin yang InsyaAllah dimuliakan oleh Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى, sebagai muslimin. Pada hari yang mulia ini, pada hari yang besar ini, kita semua sedang bertakbir kepada Allah Yang Maha Besar.

Mengagungkan Allah Yang Maha Besar, Allah Yang sudah menciptakan kita dan seluruh alam semesta ini yang sangat, sangat besar.

1. Seberapa Kecil Kita di Hadapan Allah?

Akan tetapi, berapa dari kita yang paham seberapa kebesaran Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى? Berapa dari kita yang tahu betapa kecilnya kita di hadapan-Nya?

Seberapa besar Gunung Slamet, seberapa luas samudra dan pulau-pulau yang kita punya? 

Akan tetapi itu semuanya tidak berarti apa-apa di hadapan Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى. Semuanya sangat kecil dibandingkan dengan jagat raya ini. Apalagi kita manusia yang ada di dalamnya.

2. Kebesaran Kursi dan Arsy Allah

Rasulullah ﷺ bersabda:  

«إِنَّ السَّمَاوَاتِ السَّبْعَ وَالْأَرَضِينَ السَّبْعَ إِذَا وُضِعَتْ فِي كُرْسِيِّ اللَّهِ كَانَتْ كَحَلْقَةٍ أُلْقِيَتْ فِي فَلَاةٍ مِنَ الْأَرْضِ، وَإِنَّ فَضْلَ الْعَرْشِ عَلَى الْكُرْسِيِّ كَفَضْلِ الْفَلَاةِ عَلَى تِلْكَ الْحَلْقَةِ»

"Sesungguhnya tujuh langit dan tujuh bumi apabila dibandingkan dengan kursi Allah, seperti sebuah cincin yang dilemparkan di padang pasir yang luas. Dan besarnya kursi jika dibandingkan dengan Arsy, seperti luasnya padang pasir dengan cincin itu."

Padahal Allah ﷻ berfirman dalam surat Al-Baqarah bahwa luasnya kursi Allah seluas langit dan bumi.  

Luasnya Arsy Allah... jarak antara daun telinganya sampai pundaknya membutuhkan waktu perjalanan selama tujuh ratus tahun.

اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ  

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ

3. Bahaya Takabur dan Lalai dari Peringatan Allah

Apabila Allah telah menetapkan suatu perkara, maka Allah تَعَالَى berfirman. Dan apabila Allah telah berfirman, langit, bumi, gunung semuanya bergoncang bergetar.

Semua malaikat sujud bersyukur. Gunung yang besarnya seperti itu, malaikat yang besarnya luar biasa besar, bersujud bersyukur kalau Allah berfirman.

Akan tetapi manusia yang sangat kecil, mendengar firman-firman Allah tidak mau bersujud maupun bersyukur. Banyak di antara manusia yang takabur, sombong, merasa dirinya cukup.

Tidak sadar wafatnya besok akan dipanggil oleh Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى.

4. Bahaya Dosa: Syirik, Bid'ah, Zina, dan Riba

Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia.  

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ  .

QS. Ar-Rum: 41

Penyebab daripada kerusakan yang timbul di dunia adalah dua dosa besar yaitu syirik dan bid'ah. Dua hal inilah yang banyak merebak di kalangan kita.

Di antaranya adalah zina, riba, membunuh manusia tanpa alasan yang tepat.  

Zina sudah sangat merajalela, bahkan terang-terangan. Riba juga, orang sudah tidak memperdulikan dari mana dia memperoleh hartanya, apakah itu halal atau haram.

5. Istiqomah di Atas Tauhid

Di dalam surat Fushshilat ayat 30 sampai 32, Allah berfirman:

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنتُمْ تُوعَدُونَ  

نَحْنُ أَوْلِيَاؤُكُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ ۖ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَشْتَهِي أَنفُسُكُمْ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَدَّعُونَ 

نُزُلًا مِّنْ غَفُورٍ رَّحِي

"Sesungguhnya orang-orang yang berkata: 'Tuhan kami adalah Allah', kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka: 'Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu bersedih hati; dan bergembiralah kamu dengan surga yang telah dijanjikan kepadamu'."

Istiqomah bukan cuma di mulut. Istiqomah adalah kita mengucapkan apa yang kita yakini dalam hati, lalu kita terjemahkan dalam perbuatan sehari-hari.

6. Peringatan Khusus untuk Kaum Wanita

Rasulullah ﷺ bersabda kepada para wanita:  

«يَا مَعْشَرَ النِّسَاءِ، تَصَدَّقْنَ وَأَكْثِرْنَ الِاسْتِغْفَارَ، فَإِنِّي رَأَيْتُكُنَّ أَكْثَرَ أَهْلِ النَّارِ»

"Wahai para wanita, bersedekahlah kalian semuanya, perbanyaklah istighfar. Sesungguhnya aku melihat kalian paling banyak menjadi penghuni neraka."

Ketika ditanya kenapa, beliau menjawab: «لِأَنَّكُنَّ تُكْثِرْنَ اللَّعْنَ وَتَكْفُرْنَ الْعَشِيرَ»  

"Karena kalian banyak melaknat dan banyak mengingkari kebaikan suami."

Beliau juga bersabda tentang ciri wanita penghuni neraka:  

«النِّسَاءُ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ، مُمِيلَاتٌ مَائِلَاتٌ، رُؤُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ، لَا يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلَا يَجِدْنَ رِيحَهَا»  

"Wanita-wanita yang berpakaian tapi telanjang, berjalan berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang condong. Mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium bau surga." HR. Muslim no. 2128

7. Kembali kepada Allah Sebelum Terlambat

Kesempatan hidup kita di dunia hanya satu kali. Mau sampai umur berapa pun, pada akhirnya kita semua akan dikubur.

Marilah kita senantiasa berusaha untuk mendekatkan diri kepada Allah, sehingga dunia ini menjadi ladang bagi kehidupan kita di akhirat nanti.

Idul Fitri yang dimuliakan oleh Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى, kita semua sudah dididik oleh Allah di dalam bulan Ramadan ini untuk senantiasa berusaha menjadi seorang Muslim yang istiqomah.

Penutup dan Doa

وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ 

سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ 

وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ  

وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

"Dan di akhirat berilah kami kebaikan, dan peliharalah kami dari siksa neraka. Maha Suci Tuhanmu Yang mempunyai keperkasaan dari apa yang mereka katakan. Dan kesejahteraan dilimpahkan atas para rasul. Dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam."

وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُه

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SILSILAH KELUARGA KETURUNAN EYANG MURSYID

SILSILAH KELUARGA KETURUNAN EYANG MAHMUD

REFERENSI SILSILAH KELUARGA CIKADU LUMBIR