KEUTAMAAN IBADAH SUNNAH

(01). Melengkapi / Menyempurnakan Kekurangan Pada Amalan Yang Wajib


"Sesungguhnya perkara yang pertama kali dihisab pada hari kiamat dari amal manusia adalah shalat". Rasulullah ﷺ bersabda : "ALLAH 'Azza wa Jalla telah berfirman kepada Malaikat, dan ALLAH lebih mengetahui:"PERIKSALAH shalat hamba-Ku, apakah sempurna atau ada kekurangan?"Jika shalatnya sempurna, maka dicatat sempurna untuknya, dan jika terdapat suatu kekurangan, ALLAH Ta’ala berfirman:"PERIKSALAH, apakah hamba-Ku memiliki ibadah SUNNAH ?" Apabila seorang hamba memiliki amal ibadah sunnah, Allah Ta’ala berfirman : "Sempurnakanlah ibadah "wajibnya" itu dengan ibadah sunnahnya". Lalu setiap amal akan diperlakukan "sama" seperti itu" (HR.Abu Dawud no.864, an-Nasaa-i I/232-233, at-Tirmidzi no. 413 dan Ibnu Maajah no. 1425 & no. 1426, Shahiihul Jaami’ 2020, hadits dari Abu Hurairah)

(02). Mendapatkan Cinta Allah Ta'ala

(03). Allah Akan Memberi Petunjuk Pada Pendengaran, Penglihatan, Kaki, & Juga Tangan Seorang Hamba Yg Dicintai-Nya

(04). Doa2nya Pun Akan Dikabulkan

"....Senantiasa hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan "Amal2 Sunnah" Sehingga Aku pun "Mencintainya". Jika Aku "Telah Mencintainya", Niscaya Aku pun akan menjadi "pendengarannya" yg akan dia pergunakan untuk mendengar, menjadi 'penglihatannya' yang akan dia pergunakan untuk melihat, dan menjadi "tangannya" yang dia pergunakan untuk memegang, dan menjadi "kakinya" yang dia pergunakan untuk Berjalan. Jika dia meminta kepada-Ku sungguh pasti Aku akan memberinya dan jika dia meminta perlindungan kepada-Ku sungguh pasti AKU Akan Melindunginya" (HR. Bukhari no. 6502, hadits dari Abu Hurairah)

(05). Bisa Menemani Nabi ﷺ Di Surga

Rabi’ah bin Ka’ab al-Aslami berkata : 

"Aku bermalam bersama Rasulullah ﷺ, kemudian aku pun 'segera' menyiapkan air wudhu dan keperluannya. Kemudian Beliau bersabda kepadaku: "MINTALAH Sesuatu !". Lantas aku menjawab : "Aku "meminta" kepadamu supaya aku dapat bersamamu diSurga", beliau menjawab: "Ada lagi selain itu?" Maka aku berkata : "Itu saja ya Rasulullah", kemudian beliau pun bersabda : "Maka bantulah aku atas dirimu itu dengan memperbanyak Sujud (Shalat Sunnah)" (HR. Muslim no. 489)

(06). Dosa-Dosa Akan Berguguran

"Sesungguhnya seorang hamba apabila sedang shalat "didatangkanlah" seluruh dosa-dosanya dan diletakkanlah di atas kepala atau pundaknya. Kemudian saat ia ruku ataupun sujud, maka dosa-dosa berguguran dari dirinya"(HR. Ibnu Hibban no.1734 & ath-Thabrani dalam al-Ausath 7314, ash-Shahiihah no.1398, hadits dari Ibnu 'Umar)

(07). Diangkat Derajatnya Di Sisi Allah

"Perbanyak sujud(shalat sunnah), karna sungguh tidaklah engkau Sujud kepada Allah Sekali Saja, melainkan dengannya Allah mengangkat dirimu satu derajat & menghapus dirimu satu kesalahan" (HR Muslim no. 488, hadits dari Tsauban)

(08). Mendapatkan Pahala Yang Besar

"Dua raka'at fajar (yaitu shalat sunnah qabliyyah sebelum shubuh) lebih baik dibanding Dunia & semua yang ada di dalamnya" (HR.Muslim no.725, hadits dari 'Aisyah)

(09). Akan Mendapatkan Keberkahan

"Apabila salah seorang dari kalian telah melakukan untuk shalat (Fardhu)nya di masjid, maka jadikanlah utk 'rumahnya' bagian dari shalat (sunnah)nya. Karena Allah menjadikan kebaikan dirumahnya dari shalatnya itu" (HR. Muslim no. 778, hadits dari Jabir)

(10). Sebagai Penjaga Agar Tdk Mudah Meninggalkan Amal Yang Diwajibkan

Seseorang yang telah bermudah-mudah dlm mengerjakan perbuatan yg makruh, dia akan lebih mudah untuk Terjerumus ke dalam perbuatan yang haram. Begitu pula seseorang yang 'bermudah-mudah' dlm meninggalkan "amal sunnah" maka 'cepat atau lambat' dia pun akan mudah meninggalkan amal-amal yang wajib.

 Ustadz Najmi Umar Bakkarhttps://telegram.me/najmiumar