Silsilah Keluarga Keturunan Eyang Madsodik Cikadu Lumbir
Bismillahirrahmanirrahim
Alhamdulillah, Segala puji bagi Allah yang menanamkan rasa cinta dalam keluarga dan mengikat hati dengan nasab.
Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, suri teladan dalam menjaga kekerabatan dan memuliakan leluhur.
Catatan ini kami susun sebagai ikhtiar kecil untuk merawat sejarah keluarga Eyang Madsodik dari Cikadu, Lumbir.
Mengenal silsilah bukan sekadar tahu nama. Ia adalah cara kita menghormati yang terdahulu, menyambung doa untuk yang telah pergi, dan menjaga amanah untuk anak cucu yang akan datang.
Dengan menuliskan jejak ini, semoga tali persaudaraan tidak lapuk oleh waktu dan jarak.
Eyang Madsodik anak keempat keturunan Eyang Sanarja + Eyang Napsiyah. Dengan takdir Allah Ta’ala, Eyang Madsodik menikah dengan Eyang Muliyah dikaruniai 10 orang anak.
Data Silsilah keluarga keturunan Eyang Madsodik + Eyang Muliyah - 10 anak
A. Komariyah - 3 anak
1. Khudiyanti - 3 anak
a. Sri Pratiwi
b. Farid
c. Akbar
2. Nur Khafidi - 1 anak
a. Anisa Kubiyatul Najah
3. Makhruri - 2 anak
b. Falsabila Sabrani
B. Sumedi - 2 anak
1. Laila Kosmiyatun - 2 anak
a. Deska
b. Fanel
2. Arif
C. Dulsiyam - 2 anak
1. Findi Lestari - 1 anak
a. Lea
2. Diana
D. Sahidin - 3 anak
1. Fajarudi - 1 anak
a. Amalia Fajriani
2. Dwi Kurniawan - 1 anak angkat
a. Azka Ganendra El Rafif
3. Ikhlas Adi Putra
E. Sahidun - 2 anak
1. Rizki Samsul Bakhtiar
2. Putri
F. Saripah - 1 anak
1. Muslifah - 3 anak
a. Eka
b. Dewi
c. Bagas
G. Riyadi - 2 anak
1. Amalia
2. Wiliana
H. Fatonah - 2 anak
1. Ambar
2. Ulfa
I. Parlinah - 3 anak
1. Herman
2. Hera
3. Oki
J. Wahyudin - 2 anak
1. Ijah
2. Sifa
Demikian catatan singkat tentang silsilah keluarga Eyang Madsodik ini kami susun. Kami menyadari bahwa dalam penulisan ini pasti masih banyak kekurangan, baik dari segi data, nama, maupun urutan.
Oleh karena itu, kami sangat membuka pintu untuk koreksi, masukan, dan tambahan informasi dari keluarga Cikadu Lumbir.
Mari kita saling melengkapi agar catatan ini bisa menjadi warisan yang benar dan bermanfaat untuk anak cucu kita kelak.
Referensi:
1. Eyang Muliyah
2. Ibu Komariyah
Depok, 3 Agustus 2026
Penulis: Suyitno

Komentar
Posting Komentar