Silsilah keluarga Keturunan Eyang Sanursad Cikadu Lumbir


Bismillahirrahmanirrahim

Alhamdulillah, Segala puji bagi Allah yang menanamkan rasa cinta dalam keluarga dan mengikat hati dengan nasab. 

Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, suri teladan dalam menjaga kekerabatan dan memuliakan leluhur.

Catatan ini kami susun sebagai ikhtiar kecil untuk merawat sejarah keluarga Eyang Sanursad dari Cikadu, Lumbir.

Mengenal silsilah bukan sekadar tahu nama. Ia adalah cara kita menghormati yang terdahulu, menyambung doa untuk yang telah pergi, dan menjaga amanah untuk anak cucu yang akan datang. 

Dengan menuliskan jejak ini, semoga tali persaudaraan tidak lapuk oleh waktu dan jarak.
Foto dalam Masjid dengan hiasan lampu plafon, Silsilah keluarga Keturunan Eyang Sanursad Cikadu Lumbir

Tautan Penting
→ Empat Jalur Penulis Silsilah Keluarga Cikadu Lumbir: cek di sini. 
→ Kumpulan Tulisan Admin Lumbir Mengaji: buka di sini. 

Dengan takdir Allah Ta’ala, Eyang Sanursad menikah dengan Eyang Salbiyah dikaruniai 10 orang anak.

Data Silsilah Keluarga Keturunan Eyang Sanursad + Eyang Salbiyah - 10 anak

A. Sahad - 4 anak
Dari Istri Pertama:
1. Toni Bintoro - 1 anak
a. Mata Banyu Bening

2. Dwi Setiyowati

Dari Istri Kedua:
3. Rezza
4. Nur Fia

B. Sahib - 3 anak
1. Rusmiati - 1 anak
a. Occa

2. Arianto - 1 anak
a. Anjun

3. Susanto

C. Sumitah - 4 anak
1. Keni
2. Atun - 1 anak
a. Safira

3. Sanah - 1 anak
a. Siffa

4. Maskur

D. Sangid - Meninggal masih kecil

E. Subinah

F. Kiswan - 2 anak
1. Anjar Prayogi
2. Soni Hermawan

G. Kuswan - 1 anak
1. Santi Yuliyanti

H. Sudiman - 1 anak
1. Rizki Pangestu

I. Sudilah - 1 anak
1. Anita Larasati

J. Ruslinah

Demikian catatan singkat tentang silsilah keluarga Eyang Sanursad + Eyang Salbiyah  ini kami susun. Kami menyadari bahwa dalam penulisan ini pasti masih banyak kekurangan, baik dari segi data, nama, maupun urutan.

Mari kita saling melengkapi agar catatan ini bisa menjadi warisan yang benar dan bermanfaat untuk anak cucu kita kelak.

Referensi:
1. Ibu Sudilah

Depok, 2 Agustus 2026
Penulis: Suyitno

Komentar