Silsilah Keluarga Keturunan Eyang Basuki Cikadu Lumbir
Bismillahirrahmanirrahim
Alhamdulillah, Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala pujian hanya bagi Allah yang mempertautkan nasab, menyatukan hati, dan menjaga sejarah keluarga dari masa ke masa.
Berikut ini kami catat silsilah keluarga keturunan Eyang Basuki yang menetap di Natar, Sumatera.
Bapak Sudiro pernah menceritakan kepada kami, sekitar tahun 1960 kondisi hidup di Cikadu, Lumbir sangat berat. Saat itu hampir semua keluarga memiliki banyak anak, sehingga mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari menjadi perjuangan yang tidak mudah.
Lalu tersiar kabar bahwa di Sumatera terdapat lahan yang bisa digarap untuk menyambung hidup. Kabar itu membuat banyak keluarga dari Cikadu, Lumbir memutuskan pindah ke Sumatera.
Hingga sekarang kami belum mengetahui siapa yang pertama kali mengajak atau mempelopori kepindahan tersebut.
Salah satunya adalah Eyang Basuki, anak ketiga dari Eyang Suaeb. Eyang Basuki menikah dengan Eyang Sukinah, anak ketiga dari Eyang Mahmud dari istri pertama.
Demi ikhtiar menghidupi keluarga, Eyang Basuki dan Eyang Sukinah beserta anak-anaknya pindah dari Cikadu, Lumbir ke Sumatera, tepatnya di Natar. Di tanah baru itulah mereka menata hidup, membesarkan keturunan, dan menetap hingga sekarang.
Data Silsilah Keluarga Keturunan Eyang Basuki + Eyang Sukinah - 9 anak:
A. Khoerun 3 anak
1. Iqbal
2. Mahmud
3. Ibnu
B. Ridwan 4 anak
1. Rijal
2. Samsul
3. Dina
4. Nisa
C. Rosidah 1 anak angkat
D. Dulrohman 4 anak
1. Sabitah Izati
2. Anisatul Kulub
3. Hasan
4. Sahid
E. Fadliyah 5 anak
1. Eka Rahmawati Handayani
2. Ziki Ibadul Iman
3. Ukhti Mujahidah
4. Luthfi Khurotul A’yun
5. Fadil Akmalul Azmi
F. Mashud 3 anak
1. Rizal Rizka
2. Rizki Ramadhan
3. Rangga Mahardika
G. Mu’minah 3 anak
1. Farid Rifai
2. Miftakhul Hasanah
3. Nazarudin
H. Badrun 2 anak
1. Naila Zahra Ramadhani
2. Al Ghifari
I. Murtofifah 3 anak
1. Fitri
2. Faozan Nazali
3. Sabila
Sampai di sini catatan silsilah keturunan Eyang Basuki dan Eyang Sukinah. Semoga tulisan sederhana ini menjadi pengingat asal, perekat silaturahmi, dan penyambung doa antara keluarga di Cikadu, Lumbir dengan keluarga di Natar.
Kami menyadari bahwa tulisan ini masih jauh dari sempurna. Apabila terdapat kesalahan dalam penulisan nama, urutan, atau data, kami mohon maaf dan dengan lapang dada menerima masukan untuk perbaikan.
Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala senantiasa meridhoi, mempersatukan, dan memberkahi keluarga kita.
Referensi:
1. Ibu Fadliyah
2. Ibu Mu'minah
Depok, 30 Juli 2026
Penulis: Suyitno

Komentar
Posting Komentar