Silsilah Keluarga Keturunan Eyang Patonah Cikadu Lumbir
Bismillahirrahmanirrahim
Alhamdulillah, Segala puji bagi Allah yang telah menautkan hati dalam ikatan nasab dan kasih sayang. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, suri teladan dalam menjaga keluarga.
Inilah sekelumit kisah dan susunan silsilah keturunan Eyang Patonah di Kalianda, Sumatera.
Eyang Patonah merupakan anak kedua dari pasangan Eyang Madikhak dan Eyang Nasiyah/Patak dari Cikadu, Lumbir.
Menurut cerita Bapak Sudiro kepada kami, kehidupan di Cikadu, Lumbir sekitar tahun 1980 sangat berat. Saat itu setiap keluarga rata-rata memiliki banyak anak, sehingga memenuhi kebutuhan harian menjadi ujian yang tidak ringan.
Kondisi itulah yang juga dialami keluarga Eyang Madikhak. Sebagai ikhtiar, Eyang Patonah bersama suami, Eyang Minardi, memutuskan hijrah dari Cikadu, Lumbir menuju Sumatera, tepatnya di Kalianda.
Di tanah harapan itulah mereka membangun rumah, menanam kehidupan, dan membesarkan anak cucu hingga kini tetap bermukim di sana.
Data Silsilah Keluarga Keturunan Eyang Patonah + Eyang Minardi - 8 anak:
A. Juedi - 2 anak
1. Fitriyani
2. Diki
B. Dasini - 6 anak
1. Sri - 1 anak
a. Dian
2. Khotijah - 2 anak
a. Selfi
b. Olivia
3. Ma’ruf
4. Nasikin
5. Ruli
6. Jumilah
C. Soirin - 5 anak
Istri Pertama - 1 anak
1. Ariwiyono - 1 anak
a. Arfandi
Istri Kedua - 1 anak
1. Eka Rindana - 1 anak
a. Gani
Istri Ketiga - 3 anak
1. Erika
2. Elsa
3. Efaldo
D. Supartinah - 6 anak
1. Endah Lestari - 2 anak
a. Agung
b. Ratna
2. Eniastuti
3. Kristina - 1 anak
a. Alpan
4. Hendrik
5. Dwi
6. Alfin
E. Sumarlinah - 4 anak
1. Yuliyana
2. Nur
3. Kholifah
4. Akhmad
F. Sudarlinah - 3 anak
1. Heru Wibowo - 1 anak
a. Kinara Alodia Fabina
2. Jidan Maulana Akhmad
3. Dea Rahmatu Anjani
G. Masrul - 3 anak
1. Linda Ayu Lestari
2. Sindi Kartika
3. Bela Adila
H. Edi Sungkowo - 2 anak
1. Ardiansyah
2. Febrianto
Demikianlah rangkaian nama yang dapat kami catat dari keturunan Eyang Patonah. Semoga silsilah ini menjadi jembatan untuk saling mengenal, mendoakan, dan menguatkan ikatan persaudaraan antara keluarga di Cikadu, Lumbir dengan keluarga besar di Kalianda.
Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan ini, baik dari segi data maupun penulisan. Besar harapan kami agar para sesepuh dan keluarga berkenan meluruskan apabila ada yang belum tepat.
Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala menjadikan keluarga kita keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, dan selalu dalam lindungan-Nya.
Referensi:
1. Bapak Soirin
2. Ibu Sudarlinah
Depok, 30 Juli 2026
Penulis: Suyitno

Komentar
Posting Komentar