Pentingnya Menjaga Shalat Sebagai Tiang Agama
Transkrip kajian bertema Pentingnya Menjaga Shalat Sebagai Tiang Agama. Penceramah: Ustadz Sri Kusdiyono, Masjid Jami Cikadu, Lumbir, Banyumas. Gunakan daftar isi di bawah untuk melompat ke pembahasan.
Muqoddimah Kajian Pentingnya Menjaga Shalat Sebagai Tiang Agama
Kajian tentang fenomena kaum muslimin yang tidak menjaga shalat, shalat sebagai tiang agama, hukum meninggalkan shalat, hingga perintah mendidik keluarga untuk shalat sejak usia 7 tahun.
DAFTAR ISI - Klik untuk buka
- Fenomena Umat Islam Yang Tidak Menjaga Shalat
- Pentingnya Memberi Nasehat Dan Meluruskan
- Amalan Tanpa Shalat Tidak Akan Bermanfaat
- Shalat Adalah Tiang Agama
- Perumpamaan Islam Seperti Sebuah Bangunan
- Shalat Sebagai Tiang Dan Syahadat Sebagai Pondasi
- Hukum Meninggalkan Shalat
- Ancaman Bagi Yang Sengaja Meninggalkan Shalat
- Perbedaan Meninggalkan Shalat Dengan Rukun Lain
- Shalat Amalan Pertama Yang Akan Dihisab
- Shalat Modal Utama Menghadap Allah
- Hikmah Shalat Lima Waktu
- Fungsi Shalat Mencegah Kemungkaran
- Bahaya Jika Shalat Rusak
- Menyempurnakan Shalat Wajib Dengan Shalat Sunnah
- Utamakan Yang Wajib Sebelum Yang Sunnah
- Fenomena Salah Prioritas Dalam Ibadah
- Merubah Pola Pikir Dan Buka Hati
- Shalat Bagian Dari Rukun Islam
- Perumpamaan Rukun Islam Seperti Akar Pohon
- Memerintahkan Keluarga Untuk Shalat
- Peran Ibu Dalam Mendidik Anak
- Meneladani Nabi Ismail Dalam Memerintahkan Shalat
- Ibrah Dari Kisah Nabi Ismail
- Perintah Memerintahkan Anak Shalat Sejak Usia 7 Tahun
- Membiarkan Anak Tumbuh Sesuai Kodratnya
- Mengawasi Dan Mengajarkan Norma Sejak Dini
- Ketaatan Kepada Hukum Allah Walaupun Berat
- Memisahkan Tempat Tidur Anak Usia 10 Tahun
- Ancaman Ghoya Di Neraka
- Ancaman Ghayyan Bagi Yang Menelantarkan Shalat
- Keutamaan Shalat Sebagai Cahaya
- Bersama Siapa Kita Akan Dikumpulkan
- Penutup Kajian
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
الحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِينَ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَمَن يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا
Jamaah rahimakumullah.
Pada sore hari ini kita akan mengulang yang sudah sangat sering kami sampaikan. Akan tetapi memang tidak bosan-bosannya untuk senantiasa mengingatkan kita semuanya kembali untuk senantiasa menjaga shalat kita.
Fenomena Umat Islam Yang Tidak Menjaga Shalat
Banyak orang yang rajin berpuasa. Banyak dari kaum muslimin yang suka berpuasa, akan tetapi tidak menjaga shalatnya. Alias shalatnya bolong-bolong. Secara umum ya kita melihat di mana-mana. Banyak orang yang berpuasa akan tetapi dia tidak shalat.
Yang kedua, ketika Idul Adha misalnya. Mereka ikut berkurban akan tetapi mereka tidak shalat. Ya ikut zakat fitrah di bulan puasa akan tetapi tidak shalat. Ikut membangun masjid akan tetapi tidak shalat. Ini yang harus kita luruskan.
Pentingnya Memberi Nasehat Dan Meluruskan
Kita luruskan agar supaya ketika kita mendapati orang yang seperti itu, kalau mungkin bisa kita beri nasehat. Agar supaya mengerjakan shalat.
Amalan Tanpa Shalat Tidak Akan Bermanfaat
Banyak rezeki. Mereka rajin bersedekah, rajin memberi makan orang yang berbuka puasa. Akan tetapi shalatnya tidak dijaga. Ini hal sesuatu yang tidak boleh terjadi bagi kaum muslimin. Semua amalan ini: berpuasa, berkorban, bangun masjid, bersedekah, itu tidak akan bermanfaat ketika kita tidak menjaga shalat.
Shalat Adalah Tiang Agama
Seperti sudah sering kita sampaikan bahwasanya shalat itu tiangnya agama. Dalam hadits Rasulullah bersabda:
رَأْسُ الْأَمْرِ الْإِسْلَامُ
"Pokok perkara dalam kehidupan dunia adalah Al-Islam." [HR. Tirmidzi no. 2616]
Jadi pokok perkara dalam kehidupan ini adalah Islam. Kita harus punya keyakinan, kebanggaan bahwa agama di sisi Allah hanyalah Islam.
Perumpamaan Islam Seperti Sebuah Bangunan
Tanpa Islam semuanya tidak dianggap. Itu kata Rasulullah. Dan tiangnya adalah shalat. Dan puncaknya adalah jihad fi sabilillah. Ibarat sebuah bangunan, shalat itu adalah tiangnya.
Shalat Sebagai Tiang Dan Syahadat Sebagai Pondasi
Kalau bangunan tanpa tiang ya pasti bangunan tersebut akan roboh. Tapi juga bangunan tanpa pondasi juga akan roboh. Ya pondasinya para ulama mengatakan adalah syahadat. Sedangkan shalat ini sebagai penyangga daripada bangunan tersebut. Makanya ketika orang meninggalkan shalat, bangunannya, Islamnya runtuh.
Hukum Meninggalkan Shalat
Islamnya runtuh. Bisa jadi dia sudah tidak termasuk lagi sebagai seorang Muslim. Nabi bersabda:
بَيْنَ الرَّجُلِ وَبَيْنَ الشِّرْكِ وَالْكُفْرِ تَرْكُ الصَّلَاةِ
"Batas antara seorang laki-laki dengan kesyirikan dan kekafiran adalah ketika dia meninggalkan shalat." [HR. Muslim no. 82]
Ancaman Bagi Yang Sengaja Meninggalkan Shalat
Kalau orang yang meninggalkan shalat dengan sengaja, dia tidak punya sama sekali bagian dari Islam. Tidak pantas dikatakan sebagai orang Islam. Dan tidak boleh, ketika meninggal dunia dishalati oleh kaum muslimin.
Perbedaan Meninggalkan Shalat Dengan Rukun Lain
Berbeda dengan rukun yang lain. Kalau misalnya orang yang punya harta akan tetapi tidak mau berzakat, dia berdosa besar. Akan tetapi tidak boleh diperangi. Akan tetapi ketika seorang itu meninggalkan shalat secara terang-terangan, orang tersebut sudah keluar dari Islam.
Shalat Amalan Pertama Yang Akan Dihisab
إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ الصَّلَاةُ
"Sesungguhnya yang awal dihisab dari seorang hamba pada hari kiamat dari amal-amalnya adalah shalatnya." [HR. Abu Dawud no. 864]
Jadi shalat ini nanti akan menjadi amalan pertama. Menjadi tolak ukur bagi amalan-amalan yang lain.
Shalat Modal Utama Menghadap Allah
Ketika shalatnya baik, maka dia beruntung dan dia akan selamat. Karena memang di dalam shalat kita diajari dengan segala macam. Dari mulai akidah, ibadah, muamalah sampai akhlak.
Hikmah Shalat Lima Waktu
Ketika seorang itu menjaga shalatnya dengan benar, memang Allah mengajarkan kita untuk shalat sehari lima kali. Mendidik orang-orang menjadi orang yang disiplin dalam hal waktu. Punya aturan jadwal kehidupan yang tetap.
Fungsi Shalat Mencegah Kemungkaran
اتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ وَأَقِمِ الصَّلَاةَ ۖ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ
"Sesungguhnya shalat itu mencegah seseorang dari perbuatan keji dan kemungkaran." [QS. Al-Ankabut: 45]
Bahaya Jika Shalat Rusak
Ketika rusak shalatnya, sungguh dia sudah rugi dan menderita nantinya yaumul kiamat.
Menyempurnakan Shalat Wajib Dengan Shalat Sunnah
Ketika ada kekurangan shalat wajib, Allah akan melihat amalan sunnah hamba. Itu untuk menyempurnakan amalan wajib. Sebagaimana dalam hadits Abu Dawud no. 864.
Utamakan Yang Wajib Sebelum Yang Sunnah
Yang wajib-wajib terlebih dahulu. Akan dilihat ketika yang wajib masih ada ketidaksempurnaan. Ini harus pakai prioritas dalam beribadah. Panjenengan jangan semangat shalat tarawih tapi shalat wajibnya tidak semangat, salah kaprah.
Fenomena Salah Prioritas Dalam Ibadah
Shalat tarawih adalah shalat sunnah. Sedangkan shalat wajib otomatis pahalanya lebih besar. Tapi kenapa banyak orang yang semangat shalat Idul Fitri tapi shalat lima waktu tidak?
Merubah Pola Pikir Dan Buka Hati
Rubah pola pikir kita. Dan buka hati. Hati kita dibuka untuk menerima kebenaran. Kalau tidak kita buka hati kita, ya kita selamanya tidak akan mendapatkan hidayah dari Allah Ta'ala.
Shalat Bagian Dari Rukun Islam
بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ
"Islam dibangun di atas lima perkara." [HR. Bukhari no. 8]
Perumpamaan Rukun Islam Seperti Akar Pohon
Rukun ini adalah ibarat kalau pohonnya berarti akar-akarnya. Kalau akar-akarnya ada yang hilang, sebuah pohon lama-lama kering.
Memerintahkan Keluarga Untuk Shalat
Jamaah rahimakumullah. Saking pentingnya shalat, keluarga pun harus senantiasa kita ajak untuk shalat. Yang suami harus ajak istri anak. Sang istri wajib menyuruh anak-anaknya yang laki-laki untuk shalat di masjid.
Peran Ibu Dalam Mendidik Anak
Ibu ini mempunyai peran yang sangat besar di dalam kesuksesan seseorang. Makanya kaum ibu harus menjadi orang-orang yang berilmu. Mendidik anak dengan cara yang benar dan sabar.
Meneladani Nabi Ismail Dalam Memerintahkan Shalat
وَكَانَ يَأْمُرُ أَهْلَهُ بِالصَّلَاةِ وَالزَّكَاةِ وَكَانَ عِندَ رَبِّهِ مَرْضِيًّا
"Dan dia menyuruh keluarganya untuk shalat dan zakat. Dan dia termasuk orang yang diridhai di sisi Tuhannya." [QS. Maryam: 55]
Ibrah Dari Kisah Nabi Ismail
Sebagai ibroh bagi kita semuanya. Kita memang diberi tugas kewajiban oleh Allah untuk mendakwahkan, menolong agama Allah. Bukan berarti Allah butuh pertolongan. Agama tidak butuh kepada kita.
Perintah Memerintahkan Anak Shalat Sejak Usia 7 Tahun
مُرُوا أَوْلَادَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِينَ وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرِ سِنِينَ
"Perintahkanlah anak-anakmu untuk shalat ketika mereka sudah berumur tujuh tahun." [HR. Abu Dawud no. 495]
Membiarkan Anak Tumbuh Sesuai Kodratnya
Sebelum umur tujuh tahun, biarkan anak kita bermain. Itu usianya untuk bermain. Jangan dipaksa-paksa untuk beribadah.
Mengawasi Dan Mengajarkan Norma Sejak Dini
Kita hanya mengawasinya saja sambil mengajari tentang norma Islam dari sedini mungkin.
Ketaatan Kepada Hukum Allah Walaupun Berat
وَعَسَىٰ أَن تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ
"Barangkali kamu benci kepada sesuatu padahal hal tersebut baik bagi kalian." [QS. Al-Baqarah: 216]
Memisahkan Tempat Tidur Anak Usia 10 Tahun
Dan pisahkanlah ketika sudah berumur sepuluh tahun. Kita diperintahkan untuk memisahkan anak kita terutama yang laki dan yang perempuan.
Ancaman Ghoya Di Neraka
Bahwasanya di dalam Al Quran Allah mengancam orang-orang yang meninggalkan shalat dengan Ghoya. Kata para ulama Ghoya ini sebuah sungai di neraka yang isinya darah dan nanah penghuni neraka.
Ancaman Ghayyan Bagi Yang Menelantarkan Shalat
فَخَلَفَ مِن بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا الصَّلَاةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوَاتِ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا
"Maka datanglah sesudah mereka pengganti yang mengabaikan shalat dan memperturutkan hawa nafsu." [QS. Maryam: 59]
Keutamaan Shalat Sebagai Cahaya
مَنْ حَافَظَ عَلَيْهَا كَانَتْ لَهُ نُورًا وَبُرْهَانًا وَنَجَاةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ
"Barangsiapa yang memelihara shalat, maka baginya nanti shalat itu sebagai cahaya, bukti, dan keselamatan." [HR. Ahmad no. 6576]
Bersama Siapa Kita Akan Dikumpulkan
الْمَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ
"Engkau di Yaumul Kiamat bersama orang yang engkau cintai." [HR. Bukhari no. 6169]
Penutup Kajian
Apapun kegiatan kita, jangan pernah meninggalkan shalat. Dan ketika kita ketinggalan, langsung qada. Jamaah rahimakumullah sampai di sini dulu mudah-mudahan bisa memberikan motivasi untuk menjaga shalat kita dengan sebaik-baiknya.
Kita akhiri dengan khotmil majelis:
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ
"Maha Suci Engkau ya Allah, dan dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Aku memohon ampun dan bertaubat kepada-Mu."
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Rujukan Utama
- HR. Tirmidzi no. 2616.
- HR. Muslim no. 82.
- HR. Abu Dawud no. 864.
- QS. Al-Ankabut ayat 45.
- HR. Bukhari no. 8.
- QS. Maryam ayat 55, 59.
- HR. Abu Dawud no. 495.
- QS. Al-Baqarah ayat 216.
- HR. Ahmad no. 6576.

Komentar
Posting Komentar